Tepis Tuduhan Penipuan dan Penggelapan, Fanni Lauren Siap Dipanggil Polisi
Selasa, 27 Juni 2023 - 13:36 WIB
loading...
Fanni Lauren Christie akhirnya buka suara menyangkut laporan tiga warga negara asing (WNA) ke Polda Bali. / Foto: Instagram @fransiscafanni
A
A
A
JAKARTA - Fanni Lauren Christie, Puteri Indonesia Persahabatan 2002, akhirnya buka suara menyangkut laporan tiga warga negara asing (WNA) ke Polda Bali .
Dia membantah telah melakukan penipuan dan penggelapan termasuk keterangan palsu terhadap akta autentik.
Didampingi kuasa hukumnya, Togar Situmorang, Fanni Lauren mengaku siap dipanggil dan menjalani pemeriksaan kepolisian.
Baca juga: Jefri Nichol Beberkan Alasan Hobi Pakai Baju Wanita, Respons Onad Jadi Sorotan
"Sejauh ini klien belum ada konfirmasi, dan dari polda juga belum ada konfirmasi panggilan," kata Togar Situmorang dalam sesi wawancara daring, Selasa (27/6/2023).
Fanni Lauren masih belum berpikir untuk mengambil langkah hukum terkait laporan tiga WNA. Dia menunggu pemanggilan terlebih dahulu.
"Kapasitas saya hari ini hanya laporan WNA di Polda Bali. Kalau masalah langkah hukum enggak ya, justru Bu Fanni akan kooperatif menunggu panggilan dari Polda Bali. Karena ada tiga WNA dan kita enggak tahu laporannya gimana, tiga WNA katanya di-split ada tiga laporan pidana," tutur Togar.
Dia membantah telah melakukan penipuan dan penggelapan termasuk keterangan palsu terhadap akta autentik.
Didampingi kuasa hukumnya, Togar Situmorang, Fanni Lauren mengaku siap dipanggil dan menjalani pemeriksaan kepolisian.
Baca juga: Jefri Nichol Beberkan Alasan Hobi Pakai Baju Wanita, Respons Onad Jadi Sorotan
"Sejauh ini klien belum ada konfirmasi, dan dari polda juga belum ada konfirmasi panggilan," kata Togar Situmorang dalam sesi wawancara daring, Selasa (27/6/2023).
Fanni Lauren masih belum berpikir untuk mengambil langkah hukum terkait laporan tiga WNA. Dia menunggu pemanggilan terlebih dahulu.
"Kapasitas saya hari ini hanya laporan WNA di Polda Bali. Kalau masalah langkah hukum enggak ya, justru Bu Fanni akan kooperatif menunggu panggilan dari Polda Bali. Karena ada tiga WNA dan kita enggak tahu laporannya gimana, tiga WNA katanya di-split ada tiga laporan pidana," tutur Togar.
Lihat Juga :