10 Film Action Termahal yang Paling Enggak Laku di Bioskop
Minggu, 23 Juli 2023 - 12:42 WIB
loading...
A
A
A
Mulan akhirnya ditunda penayangannya sampai September 2020 ketika langsung ditayangkan di Disney+ dan dirilis di bioskop secara terbatas. Ini adalah badai sempurna bagi penampilan yang bagus di film itu. Disney merugi hingga sekitar USD148 juta. Mulan dibuat dengan dana USD200 juta dan hanya menghasilkan sekitar USD70 juta.
![10 Film Action Termahal yang Paling Enggak Laku di Bioskop]()
Foto: The Atlantic
Hampir semua orang tahu cerita Raja Arthur dan pedang legendarisnya, Excalibur. King Arthur: Legend of the Sword berusaha memberikan dongeng klasik ini dengen sentuhan action modern bukan epik fantasi. Disutradarai Guy Ritchie, film ini dipenuhi adegan kekerasan, energik, dan tangkapan cepat.
Sayang, film ini tidak menarik audiens. Charlie Hunnam, bintang utamanya, dituding sebagai penyebab utama kegagalan film ini karena dinilai salah casting. Dari anggaran USD175 juta, fim itu hanya meraup USD148,7 juta. Warner Bros. rugi USD169 juta dan membatalkan rencana membuat film seri Raja Arthur.
![10 Film Action Termahal yang Paling Enggak Laku di Bioskop]()
Foto: Vulture
Battleship jelas seperti judulnya—dan sejelek itu. Film action sci-fi ini diangkat dari permainan terkenal. Di film itu, kapal angkatan laut bertarung melawan alien. Film ini menyimpang sangat jauh dari materi sumbernya sehingga koneksinya terhadap permainan itu terlihat konyol.
Battleship mendapatkan ulasan negatif dari para kritikus dan tidak menarik audiens. Konsepnya yang tidak original dan struktur formulaic-nya menenggelamkan film ini di box office dengan hanya mendapatkan USD303 juta dari dana USD220 juta. Universal Pictures rugi hingga USD177 juta dari film ini.
![10 Film Action Termahal yang Paling Enggak Laku di Bioskop]()
Foto: film-authority.com
Jauh sebelum ada Pirates of the Caribbean, ada Cutthroat Island. Film action petulangan ini berkisah tentang para perompak yang berlomba-lomba menemukan sebuah pulau tersembunyi dan harta karun di sana. Film itu menghadapi masalah produksi yang termasuk penulisan ulang dan casting ulang.
Tapi, masalah aslinya datang setelah penayangan perdana film itu. Cutthroat Island dicaci maki atas narasinya yang lemah, akting buruk, dan aksi murahan. Film itu hanya mendapatkan USD10 juta di box office dari anggaran USD98 juta. Studio pembuatnya, Carolco Pictures, langsung bangkrut dan tutup setelah menderita kerugian hingga USD187 juta. Akibatnya, Hollywood takut membuat film tentang bajak laut lagi sampai Kapten Jack Sparrow hadir.
![10 Film Action Termahal yang Paling Enggak Laku di Bioskop]()
Foto: Polygon
Mortal Engines adalah film action steampunk yang diangkat dari novel berjudul sama. Hak film itu dibeli Peter Jackson, yang sukses menukangi trilogi The Lord of the Rings. Tapi, Peter dan timnya tidak mampu menangkap kembali keajaiban film.
7. King Arthur: Legend of the Sword — 2017

Foto: The Atlantic
Hampir semua orang tahu cerita Raja Arthur dan pedang legendarisnya, Excalibur. King Arthur: Legend of the Sword berusaha memberikan dongeng klasik ini dengen sentuhan action modern bukan epik fantasi. Disutradarai Guy Ritchie, film ini dipenuhi adegan kekerasan, energik, dan tangkapan cepat.
Sayang, film ini tidak menarik audiens. Charlie Hunnam, bintang utamanya, dituding sebagai penyebab utama kegagalan film ini karena dinilai salah casting. Dari anggaran USD175 juta, fim itu hanya meraup USD148,7 juta. Warner Bros. rugi USD169 juta dan membatalkan rencana membuat film seri Raja Arthur.
6. Battleship — 2012

Foto: Vulture
Battleship jelas seperti judulnya—dan sejelek itu. Film action sci-fi ini diangkat dari permainan terkenal. Di film itu, kapal angkatan laut bertarung melawan alien. Film ini menyimpang sangat jauh dari materi sumbernya sehingga koneksinya terhadap permainan itu terlihat konyol.
Battleship mendapatkan ulasan negatif dari para kritikus dan tidak menarik audiens. Konsepnya yang tidak original dan struktur formulaic-nya menenggelamkan film ini di box office dengan hanya mendapatkan USD303 juta dari dana USD220 juta. Universal Pictures rugi hingga USD177 juta dari film ini.
5. Cutthroat Island — 1995

Foto: film-authority.com
Jauh sebelum ada Pirates of the Caribbean, ada Cutthroat Island. Film action petulangan ini berkisah tentang para perompak yang berlomba-lomba menemukan sebuah pulau tersembunyi dan harta karun di sana. Film itu menghadapi masalah produksi yang termasuk penulisan ulang dan casting ulang.
Tapi, masalah aslinya datang setelah penayangan perdana film itu. Cutthroat Island dicaci maki atas narasinya yang lemah, akting buruk, dan aksi murahan. Film itu hanya mendapatkan USD10 juta di box office dari anggaran USD98 juta. Studio pembuatnya, Carolco Pictures, langsung bangkrut dan tutup setelah menderita kerugian hingga USD187 juta. Akibatnya, Hollywood takut membuat film tentang bajak laut lagi sampai Kapten Jack Sparrow hadir.
4. Mortal Engines — 2018

Foto: Polygon
Mortal Engines adalah film action steampunk yang diangkat dari novel berjudul sama. Hak film itu dibeli Peter Jackson, yang sukses menukangi trilogi The Lord of the Rings. Tapi, Peter dan timnya tidak mampu menangkap kembali keajaiban film.
Lihat Juga :