Terkontaminasi DEG, Ini Bahaya Obat Naturcold yang Tewaskan 6 Anak Afrika

Senin, 31 Juli 2023 - 16:40 WIB
loading...
Terkontaminasi DEG,...
Obat sirup. Foto/Ilustrasi/Freepik
A A A
JAKARTA - Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) mengungkap obat sirup yang mengandung zat kimia berbahaya. Badan Pengawas Obat Makanan (BPOM) pun mengungkap obat sirup tersebut adalah bermerek Naturcold.

WHO menjelaskan, obat batuk dan pilek sirup yang dijual di Kamerun dengan merek Naturcold ini mengandung bahan beracun tingkat tinggi.

Berdasarkan informasi yang diterbitkan WHO melalui Medical Product Alert No. 5/2023 pada 19 Juli 2023 mengenai sirop obat di Kamerun, Afrika, yang terkontaminasi dietilen glikol (DEG), disebutkan bahwa hasil pengujian yang dilakukan pada WHO Contracted and Prequalified Laboratory, sampel produk sirop obat NATURCOLD mengandung cemaran DEG melebihi ambang batas yang ditentukan.

Dilansir laman resmi BPOM, Senin (31/7/2023), berdasarkan penelusuran BPOM, produk tersebut tidak terdaftar di Indonesia. Hingga saat ini, produk dari produsen Fraken International, United Kingdom tidak ada yang terdaftar di BPOM.

Baca Juga: Mengandung Cemaran EG-DEG, BPOM Cabut Izin Edar Obat PT REMS

Lantas, apa itu obat Naturcold dan bagaimana bahaya kandungannya?

Naturcold sendiri merupakan merek obat batuk dan pilek dengan tekstur cair yang dibuat untuk anak-anak. Obat tersebut diproduksi oleh sebuah perusahaan bernama Fraken International (Inggris) dan diketahui sudah beredar luas di Kamerun, Afrika.

Dilansir The Guardian, WHO sempat menjabarkan kandungan atau bahan aktif yang terkandung pada obat sirup Naturcold ini.

“Bahan aktif sirup Naturcold yang disebutkan terdaftar sebagai parasetamol, phenylephrine hydrochloride dan chlorpheniramine maleate. Kombinasi ketiga bahan ini digunakan untuk meredakan gejala yang berhubungan dengan pilek, flu, dan rinitis alergi,” ungkap WHO.

Zat Bahaya di Obat Naturcold Sebabkan Kematian 6 Anak di Kamerun

WHO mengungkap obat sirup Naturcold ini terkontaminasi DEG. Disebutkan bahwa hasil pengujian yang dilakukan pada WHO Contracted and Prequalified Laboratory, sampel produk sirop obat Naturcold itu mengandung cemaran DEG melebihi ambang batas yang ditentukan.

Sementara itu, berdasarkan Public Alert No. 013/2023 Alert on Killer Cough Syrup Manufactured by Fraken in Cameroon yang dikeluarkan oleh NAFDAC Nigeria tanggal 23 April 2023.

Diinformasikan bahwa produk sirop obat NATURCOLD diduga menyebabkan kematian pada 6 (enam) anak berusia di bawah 5 tahun di distrik Fundong, wilayah Barat Laut Kamerun. Produk tersebut juga diduga tidak memiliki izin edar di Kamerun dan diperoleh dari sumber ilegal.

Sebabkan Gagal Ginjal

Etilen glikol dan dietilen glikol adalah zat kimia yang memiliki efek toksik. Bila dikonsumsi diambanh batas, tentu bisa memicu penyakit mematikan. Keracunan zat kimia tersebut dapat mengakibatkan gangguan pencernaan hingga gagal ginjal akut.

Zat ini pun memiliki wujud cair dan tidak berbau serta berwarna. Karenanya, zat Etilen glikol dan dietilen glikol biasa ditemukan dalam obat sirup.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perluas Jaringan di...
Perluas Jaringan di 30 Titik Indonesia, Nia Nature Sediakan Suplemen Herbal Berstandar BPOM
Jamu Aman Bebas Bahan...
Jamu Aman Bebas Bahan Kimia Obat Jadi Kunci Jaga Warisan Budaya Indonesia
Hati-hati! BPOM Sebut...
Hati-hati! BPOM Sebut Kosmetik Mengandung Merkuri dan Steroid Sangat Berbahaya
BPOM Temukan 11 Kosmetik...
BPOM Temukan 11 Kosmetik Berbahaya Mengandung Merkuri hingga Pemicu Kanker
Aturan Baru, BPOM Siap...
Aturan Baru, BPOM Siap Tindak Tegas Penjualan Obat Ilegal di Minimarket
Kasus Influenza Masih...
Kasus Influenza Masih Jadi Tantangan, Akses Vaksinasi Harus Diperluas
BPOM: 99,76 Persen AMDK...
BPOM: 99,76 Persen AMDK Merupakan Produk Dalam Negeri
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Rekomendasi
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Berita Terkini
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
Tantri Kotak Beberkan...
Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 4: Tingkah Lucu Warga Kampung Sindang Barang Tetap Mewarnai Suasana
Industri Perfilman Indonesia...
Industri Perfilman Indonesia Masuki Era Baru Pendanaan Digital, Puluhan Proyek Film Siap Dikembangkan
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved