Overhype dan Diprediksi Cuan, 7 Film Ini Malah Rugi Gede
Minggu, 06 Agustus 2023 - 12:37 WIB
loading...
A
A
A
Trailer-nya mengagumkan secara visual dan mengindikasikan petualangan epik. Sayang, film ini gagal membawa penggemar ke box office. Kritikus dan audiens sama-sama kecewa dengan film itu. John Carter juga terlihat tidak bisa berkoneksi dengan audiens meskipun anggarannya tinggi dan pemerannya pun terkenal semua. Film itu hanya meraup USD284 juta di box office.
![Overhype dan Diprediksi Cuan, 7 Film Ini Malah Rugi Gede]()
Foto: High on Films
Hugo yang disutradarai Martin Scorsese digadang-gadang menjadi film yang mengagumkan secara emosional dan berdampak emosional. Diangkat dari buku populer anak-anak, film ini menjanjikan petualangan ramah anak, lengkap dengan deretan bintang kelas A. Hugo sangat diantisipasi dengan banyak yang berharap ini akan menjadi hit besar. Tapi, meski ekspektasinya tinggi, Hugo malah mengecewakan.
Kritikus terpecah pada film itu. Ada yang memuji pencapaian teknisnya, tapi, ada yang mengkritik lajunya yang lambat dan cerita yang berbelit-belit. Audiens juga sama kecewanya dengan banyak merasa kalau film itu gagal memenuhi janjinya sebagai petualangan yang menghangatkan hati. Di box office, film itu hanya menghasilkan USD185,8 juta dari anggaran USD150—170 juta.
![Overhype dan Diprediksi Cuan, 7 Film Ini Malah Rugi Gede]()
Foto: Vox
Ghostbuster 2016 sangat dipromosikan dan bis menjadi remake yang terlupakan dengan pendapatan lumayan. Tapi, film ini sudah gagal sejak awal dengan berbagai masalah produksi. Sony Pictures membuat tim dari alumni SNL seperti Melissa McCarthy, Kristen Wiig, Kate McKinnon, dan Leslie Jones, menggantikan karakter klasik yang dibuat Dan Aykroyd dan Harold Ramis. Chris Hemsworth tampil sebagai sekretaris tim versi plonga plongo.
Pemilihan casting itu terbukti tidak populer di antara penggemar. Yang lebih aneh, tim media dan kreatif di balik film ini malah menyerang fandom karena kritis. Yang membuat semuanya jadi panas adalah film itu dirilis di tahun pemilu dan sebagian besar pemerannya menentang kandidat presiden dari Republikan. Film yang dibuat dengan anggaran USD145 juta itu akhirnya hanya bisa menutup box office mereka dengan USD229,1 juta, jauh dari break-even point-nya yang mencapai USD300 juta.
![Overhype dan Diprediksi Cuan, 7 Film Ini Malah Rugi Gede]()
Foto: Mashable
Disney akan mengingat 2023 sebagai tahun di mana mereka terjun bebas dari mata audiens. Produser Kathleen Kennedy memasukkan James Mangold dan memberinya babak terakhir saga Indiana Jones. Skripnya ditulis James, bersama David Koepp, Jez Butterworth, dan John-Henry Butterworth. Film ini pun jadi lebih mahal dari aslinya.
5. Hugo — 2011

Foto: High on Films
Hugo yang disutradarai Martin Scorsese digadang-gadang menjadi film yang mengagumkan secara emosional dan berdampak emosional. Diangkat dari buku populer anak-anak, film ini menjanjikan petualangan ramah anak, lengkap dengan deretan bintang kelas A. Hugo sangat diantisipasi dengan banyak yang berharap ini akan menjadi hit besar. Tapi, meski ekspektasinya tinggi, Hugo malah mengecewakan.
Kritikus terpecah pada film itu. Ada yang memuji pencapaian teknisnya, tapi, ada yang mengkritik lajunya yang lambat dan cerita yang berbelit-belit. Audiens juga sama kecewanya dengan banyak merasa kalau film itu gagal memenuhi janjinya sebagai petualangan yang menghangatkan hati. Di box office, film itu hanya menghasilkan USD185,8 juta dari anggaran USD150—170 juta.
4. Ghostbusters — 2016

Foto: Vox
Ghostbuster 2016 sangat dipromosikan dan bis menjadi remake yang terlupakan dengan pendapatan lumayan. Tapi, film ini sudah gagal sejak awal dengan berbagai masalah produksi. Sony Pictures membuat tim dari alumni SNL seperti Melissa McCarthy, Kristen Wiig, Kate McKinnon, dan Leslie Jones, menggantikan karakter klasik yang dibuat Dan Aykroyd dan Harold Ramis. Chris Hemsworth tampil sebagai sekretaris tim versi plonga plongo.
Pemilihan casting itu terbukti tidak populer di antara penggemar. Yang lebih aneh, tim media dan kreatif di balik film ini malah menyerang fandom karena kritis. Yang membuat semuanya jadi panas adalah film itu dirilis di tahun pemilu dan sebagian besar pemerannya menentang kandidat presiden dari Republikan. Film yang dibuat dengan anggaran USD145 juta itu akhirnya hanya bisa menutup box office mereka dengan USD229,1 juta, jauh dari break-even point-nya yang mencapai USD300 juta.
3. Indiana Jones and the Dial of Destiny — 2023

Foto: Mashable
Disney akan mengingat 2023 sebagai tahun di mana mereka terjun bebas dari mata audiens. Produser Kathleen Kennedy memasukkan James Mangold dan memberinya babak terakhir saga Indiana Jones. Skripnya ditulis James, bersama David Koepp, Jez Butterworth, dan John-Henry Butterworth. Film ini pun jadi lebih mahal dari aslinya.
Lihat Juga :