Siloam Hospitals Kebon Jeruk Hadirkan Left Ventricular Assist Device untuk Penanganan Gagal Jantung
Selasa, 08 Agustus 2023 - 19:19 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Kelompok Staf Medik Kardiologi Indonesia Prof. Dr. dr. Bambang Budi S, Sp. JP (K), FISHR, FAsCC, FAPSC, FESC, FACC mengatakan, sebagai dokter, pihaknya bakal melakukan evaluasi dan perbaikan faktor risiko untuk mengurangi masalah pada kasus gagal jantung. Itu merupakan hal mutlak yang perlu diberdayakan.
"Pemberian terapi bertahap juga diperlukan. Pada pasien yang penyakitnya terus progresif dan tidak membaik dengan pemberian terapi, terapi LVAD dapat dipertimbangkan,” ujar Prof. Bambang.
Sementara itu, dr. Lim Choon Pin, MBBS, MMED, MRCP, FAMS, FESC, FACC selaku President of Heart Failure Society of Singapore sejak 2022 mengatakan, LVAD merupakan terapi yang termasuk dalam golongan Mechanical Circulatory Support. Terapi ini masuk ke dalam rekomendasi yang disarankan untuk pasien gagal jantung sesuai dengan Konsensus American Heart Association, American College of Cardiology, dan Heart Failure Society of America tahun 2022.
“Hasil penelitian menunjukkan perbaikan survival rate pada pasien yang menggunakan LVAD Heartmate III sejumlah 83% dibandingkan dengan survival rate transplantasi jantung 82%,” ungkap dr. Lim Choon Pin.
Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi penyakit kardiovaskular seperti hipertensi, stroke, jantung koroner, dan gagal jantung terdeteksi sebanyak 15 dari 1.000 penduduk atau sekitar 4.2 juta penduduk. Selain itu, menurut Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) 2019, sebanyak 14.4% penyebab kematian di Indonesia terjadi karena penyakit jantung koroner yang berujung pada gagal jantung.
"Pemberian terapi bertahap juga diperlukan. Pada pasien yang penyakitnya terus progresif dan tidak membaik dengan pemberian terapi, terapi LVAD dapat dipertimbangkan,” ujar Prof. Bambang.
Sementara itu, dr. Lim Choon Pin, MBBS, MMED, MRCP, FAMS, FESC, FACC selaku President of Heart Failure Society of Singapore sejak 2022 mengatakan, LVAD merupakan terapi yang termasuk dalam golongan Mechanical Circulatory Support. Terapi ini masuk ke dalam rekomendasi yang disarankan untuk pasien gagal jantung sesuai dengan Konsensus American Heart Association, American College of Cardiology, dan Heart Failure Society of America tahun 2022.
“Hasil penelitian menunjukkan perbaikan survival rate pada pasien yang menggunakan LVAD Heartmate III sejumlah 83% dibandingkan dengan survival rate transplantasi jantung 82%,” ungkap dr. Lim Choon Pin.
Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi penyakit kardiovaskular seperti hipertensi, stroke, jantung koroner, dan gagal jantung terdeteksi sebanyak 15 dari 1.000 penduduk atau sekitar 4.2 juta penduduk. Selain itu, menurut Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) 2019, sebanyak 14.4% penyebab kematian di Indonesia terjadi karena penyakit jantung koroner yang berujung pada gagal jantung.
Lihat Juga :