Anak yang Terlalu Sering Nonton TV Berisiko Alami Darah Tinggi dan Obesitas saat Dewasa

Minggu, 13 Agustus 2023 - 19:40 WIB
loading...
Anak yang Terlalu Sering...
Anak yang terlalu sering nonton TV berisiko mengalami masalah kesehatan saat dewasa. Di antaranya tekanan darah tinggi, dan tingkat obesitas yang lebih tinggi. Foto/Getty Images
A A A
JAKARTA - Studi terbaru menemukan bahwa anak yang terlalu sering nonton TV berisiko mengalami masalah kesehatan saat dewasa. Di antaranya penggunaan oksigen yang kurang efisien selama berolahraga, tekanan darah tinggi , dan tingkat obesitas yang lebih tinggi pada usia dewasa pertengahan.

Penelitian tersebut diterbitkan dalam Jurnal Pediatri ini memperhitungkan jenis kelamin, indeks massa tubuh masa kanak-kanak dan situasi ekonomi keluarga. Para peneliti mulai melacak ratusan anak di Selandia Baru pada 1973 dan melakukan penelitian hingga mereka berusia 45 tahun.

Dilansir dari Abc News, Minggu (13/8/2023) penulis studi Dr. Bob Hancox mengatakan bahwa studi tersebut tidak dapat membuktikan bahwa menonton TV menyebabkan efek kesehatan tersebut. Tapi ada kemungkinan alasan keduanya bisa dihubungkan.

Anak-anak yang memiliki lebih banyak waktu layar melakukan lebih sedikit aktivitas fisik, karena aktivitas duduk dan menonton TV yang tidak banyak bergerak. Mereka juga memiliki kebiasaan makan yang lebih buruk, karena melihat iklan makanan cepat saji.

Baca Juga: Tanda Tekanan Darah Terlalu Tinggi, Waspadai 4 Gejala Ini

“Jika Anda duduk menonton TV, Anda tidak aktif dan karena itu meningkatkan risiko kelebihan berat badan dan kurang fit," kata Hancox.

American Academy of Pediatrics mengatakan bahwa orang tua harus membatasi waktu layar yang tidak perlu, melihat layar dengan anak mereka, dan fokus pada konten dan komunikasi di sekitar waktu layar untuk membantu perkembangan emosi, sosial, otak, dan identitas anak-anak.

"Waktu layar tidak bisa dihindari. Penting untuk menetapkan beberapa pedoman atau harapan untuk anak-anak Anda sejauh kapan Anda harus menggunakan layar dan bagaimana layar harus digunakan,” jelas asisten profesor penyakit dalam dan pediatri yang berfokus pada pengobatan obesitas di Northwestern Medicine Dr. Veronica Johnson.

Orang tua juga dapat berfokus pada faktor-faktor yang terkait dengan waktu layar yang dapat menimbulkan masalah di kemudian hari, seperti pola makan dan aktivitas fisik.

Baca Juga: Selain Penyakit Kronis, Penderita Obesitas Juga Berisiko Alami Gangguan Kulit Ini

CDC merekomendasikan minum air dengan buah daripada minuman manis, mengiris sayuran untuk digunakan sebagai camilan cepat, dan membumbui makanan dengan jus lemon, atau campuran bumbu tanpa garam sebagai pengganti garam.

Dengan televisi atau gadget yang terlibat di semua bagian kehidupan, waktu layar tidak selalu harus menjadi hal yang buruk bagi anak-anak. Program pendidikan yang sesuai dengan perkembangan, berbicara dengan keluarga melalui obrolan video dan video latihan bisa memberikan manfaat.

“Menonton sesuatu dengan konten pendidikan berkualitas tinggi yang menarik atau FaceTiming dengan kakek-nenek akan memiliki tingkat keterlibatan dan stimulasi yang berbeda dibandingkan menonton acara televisi secara pasif di latar belakang," ujar direktur pengobatan obesitas di Cedars-Sinai Dr. Amanda Velazquez.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Berat Badan...
Mengapa Berat Badan Ideal Bisa Menurunkan Risiko Hipertensi? Ini Kata Dokter
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
Dilarang Sering Gendong...
Dilarang Sering Gendong Baby Soleil, Alyssa Daguise Bantah Mitos Bayi Bau Tangan
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Jerinx SID Curhat Ingin...
Jerinx SID Curhat Ingin Punya Anak di Usia 50 Tahun, Netizen Ramai Beri Dukungan
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
341 Predator Anak Ditangkap...
341 Predator Anak Ditangkap di California
Rekomendasi
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Mengapa Batmobile Tumbler...
Mengapa Batmobile Tumbler Seharga Rp 53,5 Miliar Menjadi Mobil Terlangka di Dunia?
Berita Terkini
Konflik Pascacerai Memanas,...
Konflik Pascacerai Memanas, Sarwendah Sambangi Komnas Perempuan
Suka Microdrama Singkat?...
Suka Microdrama Singkat? Intip Sinopsis Dont Hurt Me, Daddy, Mommys Leaving di V+Short
Evan Marvino Bantah...
Evan Marvino Bantah Tudingan KDRT Terhadap Istri: Tidak Ada Pemukulan
Berangkat Umrah, Ruben...
Berangkat Umrah, Ruben Onsu Serahkan Semua Masalah dalam Doa di Depan Ka'bah
Tantri Kotak Jadi Korban...
Tantri Kotak Jadi Korban Penipuan, Uang Rp10 Miliar Diduga Dibawa Kabur Teman Sendiri
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Infografis
10 Film dan Acara TV...
10 Film dan Acara TV yang Meramalkan Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved