Review Film Strays: Tontonan Kocak Khusus Orang Dewasa
Jum'at, 18 Agustus 2023 - 08:57 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, Hunter adalah anjing Great Dane yang selalu memakai corong di lehernya. Dia dulunya dididik sebagai anjing polisi, tapi pada akhirnya menjadi anjing terapi di panti jompo. Hunter naksir Maggie, seekor Australian Shepherd, yang diabaikan pemiliknya.
Keempat sekawan ini punya sifat yang berlainan. Tapi, dari sinilah kekonyolan dan kekompakan mereka teruji. Reggie dengan keluguannya, Bug dengan kesoktahuannya, Hunter yang bisa diandalkan, dan Maggie dengan penciumannya luar biasa, menjadikan cerita sederhana ini menjadi sebuah kegilaan yang mengocok perut.
![Review Film Strays: Tontonan Kocak Khusus Orang Dewasa]()
Foto: The Daily Beast
Rating dewasa pada film ini menjadikan karakternya lebih bebas dalam berekspresi. Bahasa kasar, vulgar, menjurus ke seksual, hingga penggunaan narkoba lebih tereksplorasi karena sasarannya adalah penonton yang sudah cukup umur. Ini membuat cerita dan dialognya jadi lebih enak dinikmati. Humornya pun jadi lebih maksimal.
Sutradara Josh Greenbaum dengan baik menerjemahkan cerita sederhana ini menjadi sebuah petualangan kocak yang sangat menghibur. Dialog vulgar dan adegan tak sopan yang ada di film ini memang bisa bikin ilfeel. Tapi, sebagai sebuah hiburan, film ini bisa dinikmati tanpa harus banyak berpikir.
Strays menyajikan sebuah cerita tentang petualangan hewan yang biasanya ditujukan untuk anak-anak. Tapi, alih-alih menghangatkan hati seperti layaknya film anak-anak, film ini malah bikin gregetan. Memang, ada sejumlah momen menyentuh yang khas, tapi, titik berat film ini adalah pada kekonyolan karakternya.
![Review Film Strays: Tontonan Kocak Khusus Orang Dewasa]()
Foto: CNN
Selain itu, karena sifatnya yang lebih bebas, film ini jadi terasa agak lebih alami dibanding film sejenis. Kelakuan anjing liar digambarkan dengan lebih konkret di sini, meskipun ada juga yang didramatisasi. Sejumlah adegan dan dialognya tidak akan ditemui di film sejenis yang ditujukan untuk audiens anak-anak.
Keempat sekawan ini punya sifat yang berlainan. Tapi, dari sinilah kekonyolan dan kekompakan mereka teruji. Reggie dengan keluguannya, Bug dengan kesoktahuannya, Hunter yang bisa diandalkan, dan Maggie dengan penciumannya luar biasa, menjadikan cerita sederhana ini menjadi sebuah kegilaan yang mengocok perut.

Foto: The Daily Beast
Rating dewasa pada film ini menjadikan karakternya lebih bebas dalam berekspresi. Bahasa kasar, vulgar, menjurus ke seksual, hingga penggunaan narkoba lebih tereksplorasi karena sasarannya adalah penonton yang sudah cukup umur. Ini membuat cerita dan dialognya jadi lebih enak dinikmati. Humornya pun jadi lebih maksimal.
Sutradara Josh Greenbaum dengan baik menerjemahkan cerita sederhana ini menjadi sebuah petualangan kocak yang sangat menghibur. Dialog vulgar dan adegan tak sopan yang ada di film ini memang bisa bikin ilfeel. Tapi, sebagai sebuah hiburan, film ini bisa dinikmati tanpa harus banyak berpikir.
Strays menyajikan sebuah cerita tentang petualangan hewan yang biasanya ditujukan untuk anak-anak. Tapi, alih-alih menghangatkan hati seperti layaknya film anak-anak, film ini malah bikin gregetan. Memang, ada sejumlah momen menyentuh yang khas, tapi, titik berat film ini adalah pada kekonyolan karakternya.

Foto: CNN
Selain itu, karena sifatnya yang lebih bebas, film ini jadi terasa agak lebih alami dibanding film sejenis. Kelakuan anjing liar digambarkan dengan lebih konkret di sini, meskipun ada juga yang didramatisasi. Sejumlah adegan dan dialognya tidak akan ditemui di film sejenis yang ditujukan untuk audiens anak-anak.
Lihat Juga :