Studi: Berbicara di Ponsel Sambil Berjalan Tingkatkan Risiko Kanker

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 16:05 WIB
loading...
Studi: Berbicara di...
Berbicara di ponsel sambil berjalan bisa meningkatkan risiko kanker karena saat bergerak, ponsel mencari dan terhubung ke sinyal, menghasilkan emisi radiasi. Foto/Getty Images
A A A
JAKARTA - Studi terbaru menemukan bahwa berbicara di ponsel sambil berjalan bisa meningkatkan risiko kanker . Ini karena saat bergerak, ponsel terus mencari dan terhubung ke sinyal, menghasilkan emisi radiasi dengan tingkat yang lebih tinggi.

Dilansir dari Times of India, Sabtu (19/8/2023) paparan radiasi yang berkepanjangan ini menimbulkan kekhawatiran tentang masalah kesehatan. Ponsel memancarkan radiasi elektromagnetik dalam bentuk gelombang frekuensi radio.

"Paparan gelombang ini dalam waktu lama, terutama saat didekatkan ke tubuh, telah dikaitkan dengan potensi risiko kesehatan, termasuk kanker," kata Onkologi, CK Birla Hospital (R), Delhi Dr. Mandeep Singh Malhotra.

"Penelitian menggali korelasi antara penggunaan ponsel dan perkembangan tumor otak, khususnya glioma dan neuroma akustik. Meskipun bukti tetap tidak meyakinkan, beberapa penelitian menunjukkan kemungkinan hubungan, terutama dengan penggunaan jangka panjang dan berat," sambungnya.

Baca Juga: Makanan Ini Terbukti Bisa Membunuh Sel Kanker dalam 3 Hari

Namun, bukan hanya kanker yang harus kita waspadai. Berbicara melalui ponsel atau SMS sambil berjalan bisa mengalihkan perhatian dari sekitar sehingga meningkatkan risiko kecelakaan, jatuh, dan tabrakan.

Selain itu, menatap layar ponsel dalam waktu lama berkontribusi pada ketegangan mata digital. Kondisi ini bisa menyebabkan ketidaknyamanan dan sakit kepala.

“Gangguan tidur adalah masalah lain. Cahaya biru yang dipancarkan oleh layar ponsel mengganggu produksi melatonin, hormon penting untuk tidur yang sehat. Akibatnya, menggunakan ponsel sebelum tidur dapat menyebabkan gangguan tidur dan insomnia,” jelas Dr. Malhotra.

Di sisi lain, anak-anak dan remaja, dengan otak dan tubuh mereka yang sedang berkembang, lebih rentan terhadap potensi efek radiasi. Dampak jangka panjang dari penggunaan ponsel secara ekstensif pada demografis ini masih dipelajari.

Baca Juga: Hari Kanker Paru-paru Sedunia: Sejarah Singkat dan Tujuannya

“Mempraktikkan kebiasaan penggunaan ponsel yang aman dapat membantu mengurangi risiko. Menggunakan opsi bebas genggam, meminimalkan durasi panggilan, dan menjaga jarak aman dari tubuh adalah langkah menuju penggunaan yang bertanggung jawab," ujar Dr. Malhotra.

"Saat teknologi terus berkembang, mari utamakan kesejahteraan kita di samping kenyamanan yang ditawarkannya. Janganlah kita buta terhadap potensi bahaya kesehatan yang mungkin tersembunyi dalam sinyal yang sangat kita andalkan," tandasnya.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Isu Semprot Parfum di...
Isu Semprot Parfum di Leher Sebabkan Kanker dan Tiroid Ternyata Mitos, Ini Kata Dokter
Tips Sate Sehat Anti...
Tips Sate Sehat Anti Kanker ala Menkes, Cocok untuk Olahan Daging Kurban
Angka Kasus Kanker Tembus...
Angka Kasus Kanker Tembus 408 Ribu, Teknologi SPECT/CT Pertama Hadir untuk Putus Diagnosis Stadium Lanjut
Kanker Usus Besar Mulai...
Kanker Usus Besar Mulai Serang Kalangan Anak Muda, Jangan Sepelekan Gejala Ini
Perawatan Kanker Kini...
Perawatan Kanker Kini Mengarah pada Pendekatan Individual
Terbengkalai Bertahun-tahun,...
Terbengkalai Bertahun-tahun, Rumah Singgah Julia Perez untuk Pasien Kanker Butuh Renovasi Besar
Vaksin Kanker Buatan...
Vaksin Kanker Buatan Rusia Menunjukkan Hasil Awal yang Menjanjikan
Ponsel ChatGPT Akan...
Ponsel ChatGPT Akan Segera Diluncurkan, Ini Bocorannya
Netanyahu Akui Terkena...
Netanyahu Akui Terkena Kanker Prostat setelah Tumor Ganasnya Diangkat
Rekomendasi
Jarak Tempuh Mobil Listrik...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Volvo XC60 Kini Bertambah Tiga Kali Lipat
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Berita Terkini
Kim Ji Yeon dan Park...
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Adu Akting dalam Drama Fantasi Romantis Baru: Dive Into You
Sinopsis The Fallen...
Sinopsis The Fallen Fighter Returns, Kisah Petinju yang Bangkit Setelah Dikhianati
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
Sarwendah Hapus Sejumlah...
Sarwendah Hapus Sejumlah Brand dari Bio Instagram, Ada Apa?
Nina Zatulini dan Natasha...
Nina Zatulini dan Natasha Rizky Belajar Bahasa Inggris di Usia 30-an, Netizen Salut
Cinta Laura Dukung Kegiatan...
Cinta Laura Dukung Kegiatan CFD Jadi Ajang Gen Z dan Gen Alpha Bersosialisasi
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved