5 Penyakit yang Bisa Disembuhkan dengan Puasa, Salah Satunya Diabetes
Minggu, 20 Agustus 2023 - 14:41 WIB
loading...
A
A
A
Mengutip laman Healthline, sebuah penelitian pada 10 orang dengan diabetes tipe 2 menunjukkan bahwa puasa intermiten jangka pendek, secara signifikan mampu menurunkan kadar gula darah.
Baca Juga: Puasa Ramadan Ampuh Sembuhkan Maag, Ini Penjelasan Ahli Kesehatan
Sementara itu, tinjauan lain di tahun 2014 menemukan bahwa puasa intermiten dan puasa alternatif sama efektifnya dengan membatasi asupan kalori untuk mengurangi resistensi insulin.
Penurunan resistensi insulin dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, sehingga memungkinkannya mengangkut glukosa dari aliran darah ke sel secara lebih efisien.
Intinya, puasa bisa membantu menjaga gula darah tetap stabil, serta mencegah lonjakan dan penurunan kadar gula darah Anda.
Beberapa penelitian telah menemukan bahwa puasa dapat membantu mengurangi tingkat peradangan dan meningkatkan kesehatan.
Satu ulasan dari 18 penelitian menemukan bahwa puasa intermiten dapat secara signifikan menurunkan kadar protein C-reaktif, yang merupakan penanda peradangan.
Baca Juga: Puasa Ramadan Ampuh Sembuhkan Maag, Ini Penjelasan Ahli Kesehatan
Sementara itu, tinjauan lain di tahun 2014 menemukan bahwa puasa intermiten dan puasa alternatif sama efektifnya dengan membatasi asupan kalori untuk mengurangi resistensi insulin.
Penurunan resistensi insulin dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, sehingga memungkinkannya mengangkut glukosa dari aliran darah ke sel secara lebih efisien.
Intinya, puasa bisa membantu menjaga gula darah tetap stabil, serta mencegah lonjakan dan penurunan kadar gula darah Anda.
3. Peradangan
Peradangan kronis dapat menimbulkan konsekuensi serius bagi kesehatan. Penelitian menunjukkan bahwa peradangan mungkin terlibat dalam perkembangan kondisi kronis seperti penyakit jantung, kanker, dan artritis reumatoid.Beberapa penelitian telah menemukan bahwa puasa dapat membantu mengurangi tingkat peradangan dan meningkatkan kesehatan.
Satu ulasan dari 18 penelitian menemukan bahwa puasa intermiten dapat secara signifikan menurunkan kadar protein C-reaktif, yang merupakan penanda peradangan.
Lihat Juga :