Studi: Hirup Udara Berpolusi Tiap Hari Tingkatkan Risiko Demensia
Selasa, 22 Agustus 2023 - 11:50 WIB
loading...
A
A
A
"Bentuknya kecil dan dapat menghindari pertahanan tubuh. Polutan ini juga dapat masuk jauh sampai ke dalam paru-paru bahkan aliran darah," jelas laporan tersebut.
Para peneliti menggunakan data lebih dari 27.000 peserta survei antara 1998 hingga 2016. Sekitar 15 persen dari mereka menderita demensia selama masa penelitian.
Baca Juga: Bahaya Polusi Udara pada Anak-Anak, Bisa Memperpendek Usia
Semua peserta survei yang demensia diketahui tinggal di daerah dengan konsentrasi polusi partikel yang lebih tinggi (sangat berpolusi). Sementara, kelompok yang tinggal di wilayah udara bersih tidak mengalami demensia.
"Ada kemungkinan partikel ini masuk ke otak melalui hidung. Polutan ini mungkin menyebabkan kematian sel saraf yang berhubungan dengan demensia. Ada kemungkinan juga polutan mengubah protein inflamasi," kata peneliti.
Sementara itu, pendapat lain datang dari Profesor Kesehatan Lingkungan dan Pekerjaan di Universitas California dr. Masashi Kitazawa. Menurutnya, polusi juga bisa berdampak tidak langsung ke otak.
Para peneliti menggunakan data lebih dari 27.000 peserta survei antara 1998 hingga 2016. Sekitar 15 persen dari mereka menderita demensia selama masa penelitian.
Baca Juga: Bahaya Polusi Udara pada Anak-Anak, Bisa Memperpendek Usia
Semua peserta survei yang demensia diketahui tinggal di daerah dengan konsentrasi polusi partikel yang lebih tinggi (sangat berpolusi). Sementara, kelompok yang tinggal di wilayah udara bersih tidak mengalami demensia.
"Ada kemungkinan partikel ini masuk ke otak melalui hidung. Polutan ini mungkin menyebabkan kematian sel saraf yang berhubungan dengan demensia. Ada kemungkinan juga polutan mengubah protein inflamasi," kata peneliti.
Sementara itu, pendapat lain datang dari Profesor Kesehatan Lingkungan dan Pekerjaan di Universitas California dr. Masashi Kitazawa. Menurutnya, polusi juga bisa berdampak tidak langsung ke otak.
Lihat Juga :