Tips Olahraga Aman di Tengah Polusi Udara yang Menggila

Kamis, 24 Agustus 2023 - 22:20 WIB
loading...
Tips Olahraga Aman di...
Olahraga sangat baik untuk menjaga kesehatan. Foto/iStock
A A A
JAKARTA - Olahraga sangat baik untuk menjaga kesehatan. Jenis olahraga sendiri ada banyak ragamnya, antara lain bersepeda, lari, zumba, yoga, dan lain-lain.

Lantas, bagaimana bila olahraga dilakukan di tengah polusi udara yang memburuk? Terutama untuk olahraga yang dilakukan di luar ruangan.

Dokter Spesialis Paru RSUP Persahabatan dr. Feni Fitriani Taufik, Sp.P (K), M.Pd.Ked mengatakan, saat polusi udara sedang tinggi, tentu tidak dianjurkan untuk olahraga, khususnya di luar ruangan. Meski demikian, hal itu bukan menjadi alasan untuk tidak berolahraga.

"Ada banyak alternatif. Misalnya olahraga jangan di jalan besar, pilih stadion atau komplek perumahan. Atau bisa juga dialihkan dengan olahraga indoor seperti yoga, aerobic, zumba, atau pilih olahraga yang polusi udaranya yang tidak buruk," beber dr Feni dalam webinar baru-baru ini.

Selain itu, dr Feni juga menyarankan untuk memperhatikan waktu olahraga.

"30 menit masih aman, tapi kalau sudah ada gangguan sebaiknya dihentikan," imbuhnya.

Direktur Utama RSUP Persahabatan sekaligus Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi (Paru), Prof. Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp. P(K), FISR, FAPSR menambahkan, olahraga saat polusi tinggi sebaiknya tidak dilakukan. Namun, masyarakat harus memperhatikan tiga aspek.

Yang pertama tentu level dari polutannya sendiri. Kalau masuk dalam kelompok level cokelat atau hitam dan quality index-nya di atas 300, maka tidak dianjurkan sama sekali.

Selanjutnya perhatikan populasinya. Kalau populasinya sensitif seperti ibu hamil, orang dengan penyakit paru dan jantung, itu tidak dianjurkan sama sekali.

"Kategori populasi itu meskipun kadar quality-nya masuk dalam kategori tidak sehat, tetap tidak dianjurkan karena mereka kelompok sensitif dan berisiko," paparnya.

Dan yang terakhir, perhatikan juga jenis olahraganya. Ada yang low impact dan high impact.

"Olahraga itu kebutuhan oksigennya tinggi. Kalau high impact frekuensi napas kita yang akan semakin meningkat, sehingga ketika olahraga di luar ruangan itu akan menghirup oksigen yang lebih banyak," bebernya.

Lebih lanjut Prof Agus menjelaskan, bagi kelompok yang sehat, tergantung pada level dan jenis olahraganya.

"Kalau olahraganya low impact boleh lebih lama. Kalau kategori tidak sehat, kuning, bisa sampai 60 menit. Kalau kategori tinggi, oranye, 20 menit saja. Kalau sudah black atau cokelat, sama sekali tidak boleh," bebernya.

Untuk yang high impact, jangka waktu olahraganya lebih pendek karena membutuhkan frekuensi napas yang lebih tinggi.

"Untuk kategori tidak sehat hanya 30 menit, kalau sudah oranye tidak boleh lama-lama. Apalagi hitam, tidak boleh sama sekali. Jadi tergantung pada kualitas olahraga, nanti menentukan waktunya," terang dia.

Menurut Prof Agus, saat ini sudah ada masker yang bisa dipakai untuk olahraga. Misalnya masker sepeda yang dapat memfiltrasi udara yang masuk dan bahayanya lebih rendah.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Menu Sarapan Terbaik...
Ini Menu Sarapan Terbaik sebelum Olahraga, Pisang dan Ubi Cilembu Juaranya
Ini Olahraga Terbaik...
Ini Olahraga Terbaik untuk Meningkatkan Hormon Testosteron Pria
Pound Fit X MusicZone...
Pound Fit X MusicZone Sukses Digelar, Ratusan Ibu-Ibu Kompak Olahraga Sambil Menabuh Ripstix
Benarkah Olahraga Malam...
Benarkah Olahraga Malam Berbahaya? Ini Penjelasan Dokter
Vector Bandeja, Inovasi...
Vector Bandeja, Inovasi untuk Pemain Padel Indonesia
Padel Mulai Ditinggalkan?...
Padel Mulai Ditinggalkan? Viral Lapangan Dijual Rugi Rp199 Juta di Media Sosial
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Lahirnya Hukum Olahraga...
Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Rekomendasi
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Berita Terkini
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
Miss Indonesia Audrey...
Miss Indonesia Audrey Bianca Ungkap Perjuangan Perdana Jalankan Proyek BWAP di Luar Jawa
Road to Kilau Raya Mojokerto...
Road to Kilau Raya Mojokerto : MNCTV Hadir Meriahkan Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108
MNC Licensing Ajak Keluarga...
MNC Licensing Ajak Keluarga Merayakan Liburan Sekolah Bersama Shaun the Sheep Holiday in My Hometown di Pakuwon Mall Solo
Garap Proyek Listrik...
Garap Proyek Listrik di Sumba, Liliana Tanoesoedibjo Optimistis Indonesia Bersinar di Miss World 2026
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved