Pentingnya Asupan Omega 3 dan 6 pada Menu Sarapan Anak-Anak di Indonesia
Kamis, 24 Agustus 2023 - 23:00 WIB
loading...
Para pembicara dalam pencanangan kampanye sarapan bergizi penuh Omega 3 & 6 bagi anak-anak Indonesia. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Guna menarik perhatian semua pihak agar bersama-sama memperhatikan kebutuhan gizi anak, BlueBand mencanangkan kampanye sarapan bergizi penuh Omega 3 & 6 bagi anak-anak Indonesia. Kampanye ini merupakan respons terhadap berbagai studi yang menunjukkan bahwa Omega-3, yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak anak, yang saat ini diamati masih perlu ditingkatkan untuk pola makan bernutrisi.
Bahkan, hanya 2 dari 10 anak di seluruh pelosok negeri yang mendapatkan asupan Omega-3 dalam jumlah cukup setiap hari.
BlueBand percaya korelasi erat antara sarapan yang bergizi penuh Omega-3 & 6 dengan mempersiapkan Generasi Emas, yaitu anak-anak kita saat ini.
“Pada tahun 2045 mendatang, tepat saat usia kemerdekaan mencapai 100 tahun, Indonesia diprediksi akan mendapatkan bonus demografi berupa 70% jumlah penduduk dalam usia produktif (15-64 tahun). Agar penduduk dengan usia produktif tersebut memiliki kemampuan kognitif, kecerdasan, daya konsentrasi dan kreativitas yang tinggi serta kesehatan mental yang baik sehingga dapat memberikan kontribusi besar bagi negara, maka asupan nutrisi Omega 3 & 6 anak-anak kita saat ini, yang nanti akan menjadi Generasi Emas tersebut, harus kita tingkatkan," Dicky Saelan, President Director Upfield Indonesia selaku produsen BlueBand.
"Apalagi ditambah fakta bahwa hanya 2 dari 10 anak yang tercukupi asupan harian Omega 3. Padahal mereka adalah calon-calon Generasi Emas 2045 Indonesia," lanjutnya.
Menjadi tambahan dari kampanye Sarapan Berisi yang masih berlangsung dengan target edukasi 850.000 anak, kampanye BlueBand kali ini berkomitmen mengedukasi paling tidak 10.000 anggota keluarga (ayah, ibu dan anak) di Indonesia mengenai pentingnya sarapan bergizi dengan Omega 3 & 6 lewat beragam pendekatan. Kampanye edukasi tersebut mendapat dukungan dari Kitabisa, platform program sosial terkemuka dan Alfamart, gerai minimarket ritel terpercaya di Indonesia.
Menimbang masih rendahnya jumlah anak Indonesia yang tercukupi asupan harian Omega 3 & 6, maka dapat disimpulkan bahwa pengetahuan serta kesadaran mengenai pentingnya asupan Omega 3 & 6 bagi anak-anak di Indonesia masih kurang.
Bahkan, hanya 2 dari 10 anak di seluruh pelosok negeri yang mendapatkan asupan Omega-3 dalam jumlah cukup setiap hari.
BlueBand percaya korelasi erat antara sarapan yang bergizi penuh Omega-3 & 6 dengan mempersiapkan Generasi Emas, yaitu anak-anak kita saat ini.
“Pada tahun 2045 mendatang, tepat saat usia kemerdekaan mencapai 100 tahun, Indonesia diprediksi akan mendapatkan bonus demografi berupa 70% jumlah penduduk dalam usia produktif (15-64 tahun). Agar penduduk dengan usia produktif tersebut memiliki kemampuan kognitif, kecerdasan, daya konsentrasi dan kreativitas yang tinggi serta kesehatan mental yang baik sehingga dapat memberikan kontribusi besar bagi negara, maka asupan nutrisi Omega 3 & 6 anak-anak kita saat ini, yang nanti akan menjadi Generasi Emas tersebut, harus kita tingkatkan," Dicky Saelan, President Director Upfield Indonesia selaku produsen BlueBand.
"Apalagi ditambah fakta bahwa hanya 2 dari 10 anak yang tercukupi asupan harian Omega 3. Padahal mereka adalah calon-calon Generasi Emas 2045 Indonesia," lanjutnya.
Menjadi tambahan dari kampanye Sarapan Berisi yang masih berlangsung dengan target edukasi 850.000 anak, kampanye BlueBand kali ini berkomitmen mengedukasi paling tidak 10.000 anggota keluarga (ayah, ibu dan anak) di Indonesia mengenai pentingnya sarapan bergizi dengan Omega 3 & 6 lewat beragam pendekatan. Kampanye edukasi tersebut mendapat dukungan dari Kitabisa, platform program sosial terkemuka dan Alfamart, gerai minimarket ritel terpercaya di Indonesia.
Menimbang masih rendahnya jumlah anak Indonesia yang tercukupi asupan harian Omega 3 & 6, maka dapat disimpulkan bahwa pengetahuan serta kesadaran mengenai pentingnya asupan Omega 3 & 6 bagi anak-anak di Indonesia masih kurang.
Lihat Juga :