Dukungan L’Oreal untuk Peran Perempuan dalam Sains
Kamis, 30 Juli 2020 - 21:15 WIB
loading...
A
A
A
“Riset ini tidak hanya ditujukan bagi kalangan peneliti, namun juga di dunia, karena untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi genom lengkap (WGS) SARS-CoV-2 dari spesimen klinis COVID-19 seluruh Indonesia dengan menggunakan Platform Next Generation Sequencing serta membagi protokol standar WGS COVID-19 sebagai bentuk dukungan untuk penelitian di Indonesia,” jelas Frilasita.
Ilmuwan bidang biologi molekuler yang juga menjadi salah satu pendiri LBM Eijkman Indonesia Prof. Herawati Sudoyo, PhD menuturkan, riset merupakan fondasi untuk melakukan inovasi. Riset genome sequencing SARS-CoV-2 ini menjadi penelitian dasar untuk mengenal karakteristik spesifik virus yang ada di Indonesia. Selanjutnya hasil dari genome sequencing ini dapat digunakan untuk melakukan berbagai riset lanjutan, misalnya riset tentang evolusi dan penyebaran virus SARS-CoV-2, pengembangan vaksin, maupun obat antivirus. (Baca Juga: 30 Juli Hari Persahabatan, Ayo Beri Kejutan Istimewa untuk Sahabat! )
Perempuan yang juga menjabat Wakil Kepala Bidang Riset Fundamental LBM Eijkman ini menambahkan, L’Oréal berkontribusi dalam 24 pemetaan genome sequencing spesifik untuk SARS-CoV-2 di Indonesia dari target total sekitar 100 virus yang akan dilaporkan oleh LBM Eijkman ke tingkat internasional, yakni pusat data GISAID (Global Initiative on Sharing All Influenza Data).
Dengan data whole genome sequencing SARS-CoV-2 tersebut, sekuens virus SARS-CoV-2 Indonesia dapat dianalisis dan dibandingkan dengan negara lain.
“Melalui bantuan solidaritas ini, kami dapat terus memajukan sains dan mendukung perempuan dalam sains,” kata Frilasita.
Ilmuwan bidang biologi molekuler yang juga menjadi salah satu pendiri LBM Eijkman Indonesia Prof. Herawati Sudoyo, PhD menuturkan, riset merupakan fondasi untuk melakukan inovasi. Riset genome sequencing SARS-CoV-2 ini menjadi penelitian dasar untuk mengenal karakteristik spesifik virus yang ada di Indonesia. Selanjutnya hasil dari genome sequencing ini dapat digunakan untuk melakukan berbagai riset lanjutan, misalnya riset tentang evolusi dan penyebaran virus SARS-CoV-2, pengembangan vaksin, maupun obat antivirus. (Baca Juga: 30 Juli Hari Persahabatan, Ayo Beri Kejutan Istimewa untuk Sahabat! )
Perempuan yang juga menjabat Wakil Kepala Bidang Riset Fundamental LBM Eijkman ini menambahkan, L’Oréal berkontribusi dalam 24 pemetaan genome sequencing spesifik untuk SARS-CoV-2 di Indonesia dari target total sekitar 100 virus yang akan dilaporkan oleh LBM Eijkman ke tingkat internasional, yakni pusat data GISAID (Global Initiative on Sharing All Influenza Data).
Dengan data whole genome sequencing SARS-CoV-2 tersebut, sekuens virus SARS-CoV-2 Indonesia dapat dianalisis dan dibandingkan dengan negara lain.
“Melalui bantuan solidaritas ini, kami dapat terus memajukan sains dan mendukung perempuan dalam sains,” kata Frilasita.
(tsa)
Lihat Juga :