RCTI+ Akan Jadi Super Apps, Siap Menuju Pentas Asia
Kamis, 31 Agustus 2023 - 17:40 WIB
loading...
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan rencana besar di perayaan ulang tahun ke-4 RCTI+ yang diselenggarkan di auditorium Tower 1 MNC Studios, Jakarta, pada Kamis (31/8/2023). Foto/MPI/Aziz Indra
A
A
A
JAKARTA - RCTI+ direncanakan akan menjadi super apps yang tidak hanya bermain di Indonesia, tapi juga di kawasan Asia.
MNC Group memiliki rencana besar terhadap perkembangan aplikasi OTT RCTI+. Aplikasi OTT andalan MNC Group itu disiapkan untuk masuk ke pasar yang lebih luas lagi yakni Asia.
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan rencana besar itu di perayaan ulang tahun ke-4 RCTI+ yang diselenggarkan di auditorium Tower 1 MNC Studios, Jakarta, pada Kamis (31/8/2023).
Baca Juga: Rayakan HUT ke-4, RCTI+ Sukses Raih Banyak Prestasi
Hary mengatakan bahwa RCTI+ sebagai aplikasi yang mengedepankan layanan berbasis internet tidak bisa berkembang pesat jika hanya bersifat lokal.
"Namanya streaming atau internet based enggak boleh main di Indonesia saja. Dan juga di Indonesia itu kalau bicara premium enggak bisa besar," ujar Hary Tanoesoedibjo.
Dia melanjutkan, saat ini Asia memang menjadi wilayah yang sangat potensial untuk layanan aplikasi berbasis internet. Dia menggambarkan saat ini penetrasi aplikasi OTT (Over the Top) di Asia masih sangat rendah.
MNC Group memiliki rencana besar terhadap perkembangan aplikasi OTT RCTI+. Aplikasi OTT andalan MNC Group itu disiapkan untuk masuk ke pasar yang lebih luas lagi yakni Asia.
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan rencana besar itu di perayaan ulang tahun ke-4 RCTI+ yang diselenggarkan di auditorium Tower 1 MNC Studios, Jakarta, pada Kamis (31/8/2023).
Baca Juga: Rayakan HUT ke-4, RCTI+ Sukses Raih Banyak Prestasi
Hary mengatakan bahwa RCTI+ sebagai aplikasi yang mengedepankan layanan berbasis internet tidak bisa berkembang pesat jika hanya bersifat lokal.
"Namanya streaming atau internet based enggak boleh main di Indonesia saja. Dan juga di Indonesia itu kalau bicara premium enggak bisa besar," ujar Hary Tanoesoedibjo.
Dia melanjutkan, saat ini Asia memang menjadi wilayah yang sangat potensial untuk layanan aplikasi berbasis internet. Dia menggambarkan saat ini penetrasi aplikasi OTT (Over the Top) di Asia masih sangat rendah.
Lihat Juga :