Anemia Berpotensi Hambat Perkembangan Kognisi Anak, Cukupi Asupan Zat Besi
Senin, 04 September 2023 - 20:57 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dr. Luciana, 1 dari 3 anak Indonesia rentan menderita anemia. Anemia, lanjutnya, dapat disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi harian anak.
Saat asupan zat besi tidak tercukupi dalam makanan harian anak, maka dapat terjadi gangguan perkembangan kognitif atau otak.
"Hal ini tentu tidak dapat dianggap enteng olah orang tua, apalagi di masa-masa sampai usia 5 tahun, di mana perkembangan otak anak masih berkembang pesat, ” ujarnya.
Pada anak di bawah lima tahun, pencegahan anemia dapat dilakukan dengan memberikan asupan gizi seimbang, terutama dari sumber protein hewani yang kaya zat besi.
Namun, kekurangan zat besi bisa juga terjadi karena sebagian besar zat besi tidak terserap secara optimal di tubuh anak. Maka itu, dr. Luciana menjelaskan, dibutuhkan kombinasi antara zat besi dan vitamin C yang mampu memaksimalkan penyerapan zat besi di dalam tubuh untuk pencegahan anemia.
Saat asupan zat besi tidak tercukupi dalam makanan harian anak, maka dapat terjadi gangguan perkembangan kognitif atau otak.
"Hal ini tentu tidak dapat dianggap enteng olah orang tua, apalagi di masa-masa sampai usia 5 tahun, di mana perkembangan otak anak masih berkembang pesat, ” ujarnya.
Pada anak di bawah lima tahun, pencegahan anemia dapat dilakukan dengan memberikan asupan gizi seimbang, terutama dari sumber protein hewani yang kaya zat besi.
Namun, kekurangan zat besi bisa juga terjadi karena sebagian besar zat besi tidak terserap secara optimal di tubuh anak. Maka itu, dr. Luciana menjelaskan, dibutuhkan kombinasi antara zat besi dan vitamin C yang mampu memaksimalkan penyerapan zat besi di dalam tubuh untuk pencegahan anemia.
Lihat Juga :