Daging Kambing dan Kolesterol, Apa Artinya bagi Tubuh Anda?
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 14:59 WIB
loading...
Daging kambing atau domba merupakan daging merah yang lezat. Tapi, makanan ini bisa sangat dekat dengan kolesterol dan menggangu kesehatan. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Daging kambing atau domba merupakan daging merah yang lezat. Jika Anda mencoba mengontrol kadar kolesterol, daging kambing bisa aman dikonsumsi dalam jumlah sedang. Catatannya, Anda memilih potongan yang tepat dan menyiapkannya dengan cara yang sehat.
Dilansir Healthy, daging kambing penuh nutrisi. Tiga ons daging kambing yang dimasak menghasilkan 25 gram protein, ditambah jumlah kalium dan vitamin B-12 yang baik. Ini juga merupakan sumber zat besi, magnesium, selenium, dan omega-3 yang baik.
Meski itu kabar terdengar menggembirakan, daging kambing juga merupakan sumber lemak jenuh. Daging domba yang dimasak menghasilkan lemak tak jenuh tunggal dan lemak jenuh dalam jumlah yang sama.
Asam lemak tak jenuh tunggal dapat menurunkan kadar kolesterol, tetapi asam lemak jenuh dapat meningkatkannya. Asupan lemak jenuh yang tinggi dapat meningkatkan kadar low-density lipoprotein (LDL), yang dikenal sebagai kolesterol "jahat".
Apa artinya bagi Anda? Jangan terlalu banyak makan daging kambing dan pilih potongan tanpa lemak, jika memungkinkan. Menyiapkan potongan daging tanpa lemak secara bijaksana dan memakannya dalam jumlah sedang dapat membantu menjaga pola makan yang sehat dan kadar kolesterol yang sehat. (Baca juga: Perayaan Idul Adha saat Covid-19 Timbulkan Risiko Lebih Besar ).
Dilansir Healthy, daging kambing penuh nutrisi. Tiga ons daging kambing yang dimasak menghasilkan 25 gram protein, ditambah jumlah kalium dan vitamin B-12 yang baik. Ini juga merupakan sumber zat besi, magnesium, selenium, dan omega-3 yang baik.
Meski itu kabar terdengar menggembirakan, daging kambing juga merupakan sumber lemak jenuh. Daging domba yang dimasak menghasilkan lemak tak jenuh tunggal dan lemak jenuh dalam jumlah yang sama.
Asam lemak tak jenuh tunggal dapat menurunkan kadar kolesterol, tetapi asam lemak jenuh dapat meningkatkannya. Asupan lemak jenuh yang tinggi dapat meningkatkan kadar low-density lipoprotein (LDL), yang dikenal sebagai kolesterol "jahat".
Apa artinya bagi Anda? Jangan terlalu banyak makan daging kambing dan pilih potongan tanpa lemak, jika memungkinkan. Menyiapkan potongan daging tanpa lemak secara bijaksana dan memakannya dalam jumlah sedang dapat membantu menjaga pola makan yang sehat dan kadar kolesterol yang sehat. (Baca juga: Perayaan Idul Adha saat Covid-19 Timbulkan Risiko Lebih Besar ).
Lihat Juga :