Diberi Kebebasan, Bona Sangat Puas Kerja Bareng Label Independen

loading...
Diberi Kebebasan, Bona Sangat Puas Kerja Bareng Label Independen
Wempie Bona Verstraeten merasa sangat puas dengan kerjasamanya bersama label independen. / Foto: SINDOphoto/Ramadhan Adiputra
A+ A-
JAKARTA - Wempie Bona Verstraeten, penyanyi muda asli Medan, merasa sangat puas dengan kerjasamanya bersama label independen. Bukan hanya diberikan kebebasan dalam berkarya, Bona juga banyak dilibatkan dalam peluncuran single anyarnya yang berjudul Ku Berikan Bahuku.

(Baca juga: Batal Menua Bersama, Bona Akhirnya Pilih Ku Berikan Bahuku)

"Biasanya (sang pencipta lagu) Bang (Tengku) Shafick selalu minta pendapat aku kalau mau buat lagu, 'kamu mau tema yang bagaimana?'," tukas penyanyi kelahiran 31 Juli 1993 saat mengunjungi Gedung Sindo di Jakarta, baru-baru ini.

Agar dapat menjiwai lagu secara mendalam, spesialislagu-lagu mellow ini selalu meluncurkan sebuah lagu yang berdasarkan pengalamannya sendiri. Bona dan label musiknya, AFR Records memiliki rumusan tersendiri ketika membuat sebuah lagu.



"Saya terima lagu seperti apapun, asalkan iramanya bisa saya ubah kalau enggak sesuai dengan selera saya," ucapnya. (Baca juga: Ku Berikan Bahuku Milik Bona Tak Sekadar Romantis)

Bekerjasama dengan AFR Records, Bona berprinsip untuk saling memahami antar kedua pihak. Menurut pelantun lagu Terlalu Sayang ini, sikap egois harus dihilangkan saat menjalankan suatu bisnis. Penyanyi solo ini pun senang lantaran labelnya tidak pernah memaksanya untuk melakukan suatu hal.

"Aku juga salut sih sama label aku yang enggak pernah maksa aku untuk buat gimmick gitu, karena aku ingin terkenal karena karya aku, bukan sensasi," ujar Bona.



(Baca juga: Ini Rahasia Penyanyi Bona Mampu Jalani Hidup dengan Positif)

Sementara itu, setelah Ku Berikan Bahuku, Bona memiliki rencana untuk merilis single keempat yang merupakan karyanya sendiri. Berbeda dengan lagu-lagu sebelumnya, lagunya kali ini memiliki gaya yang lebih ceria.
(nug)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top