Review Film The Exorcist: Believer: Horor Biasa dengan Permainan Emosi
Rabu, 04 Oktober 2023 - 20:05 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, Angela penasaran dengan sosok ibunya. Dia dan temannya, Katherine (Olivia Marcum), yang taat ke gereja, melakukan pemanggilan roh. Angela berharap bisa berkomunikasi dengan ibunya. Tapi, ritual itu gagal. Kedua cewek itu malah kerasukan arwah yang mengerikan.
![Review Film The Exorcist: Believer: Horor Biasa dengan Permainan Emosi]()
Foto: Variety
Baik Victor dan orang tua Katherine berusaha memyembuhkan anak mereka. Setelah usaha medis dilakukan, Victor akhirnya pergi ke seseorang yang pernah mengalami hal yang sama seperti dirinya. Orang itu adalah Chris MacNeill (Ellen Burstyn).
Di film 1973, anak Chris, Regan, kerasukan. Seperti ibu-ibu lainnya, Chris juga berusaha membuat Regan sembuh. Saat itu, exorcism atau pengusiran setan masih bisa dilakukan pastor. Kondisi itu tentu berbeda dengan Believer, di mana gereja Katholik telah melarang praktik exorcism karena membahayakan sang pastor dan korbannya.
Secara garis besar, The Exorcism: Believer tidaklah terlalu menakutkan. Jump scare ada, tapi tidak intens. Yang membuat film ini mencekam adalah tingkah ketika para cewek itu kerasukan. Makeup dan akting suara mereka membangun atmosfir yang cukup bikin merinding. Tapi, selebihnya, normal-normal saja.
![Review Film The Exorcist: Believer: Horor Biasa dengan Permainan Emosi]()
Foto: Bloody Disgusting
Klimaks film ini terasa klise, tapi, twist-nya cukup menarik. Meski terbaca, tapi, tetap saja, orang akan dibuat penasaran dengan seperti apa akhir dari semuanya. Emosi semua orang, baik pemain film dan penontonnya, dipermainkan di situ.
Elemen ini yang sepertinya jarang ditemukan di film horor lain. Ada memang yang mirip seperti ini, tapi biasanya ada di thriller, bukan horor. Di momen itulah, semua karakter itu dihadapkan pada kenyataan pahit atas siapa yang layak dipertahankan atau tidak.
Sementara, iblis yang merasuki kedua anak itu masih memendam dendam pada Chris MacNeill. Dia menggunakan Regan untuk membuatnya bertekuk lutut. Sayangnya, film ini meninggalkan sedikit penjelasan tentang si iblis itu. Bahkan, nama iblis itu pun tidak disinggung sama sekali di film ini.
![Review Film The Exorcist: Believer: Horor Biasa dengan Permainan Emosi]()
Foto: Deadline

Foto: Variety
Baik Victor dan orang tua Katherine berusaha memyembuhkan anak mereka. Setelah usaha medis dilakukan, Victor akhirnya pergi ke seseorang yang pernah mengalami hal yang sama seperti dirinya. Orang itu adalah Chris MacNeill (Ellen Burstyn).
Di film 1973, anak Chris, Regan, kerasukan. Seperti ibu-ibu lainnya, Chris juga berusaha membuat Regan sembuh. Saat itu, exorcism atau pengusiran setan masih bisa dilakukan pastor. Kondisi itu tentu berbeda dengan Believer, di mana gereja Katholik telah melarang praktik exorcism karena membahayakan sang pastor dan korbannya.
Secara garis besar, The Exorcism: Believer tidaklah terlalu menakutkan. Jump scare ada, tapi tidak intens. Yang membuat film ini mencekam adalah tingkah ketika para cewek itu kerasukan. Makeup dan akting suara mereka membangun atmosfir yang cukup bikin merinding. Tapi, selebihnya, normal-normal saja.

Foto: Bloody Disgusting
Klimaks film ini terasa klise, tapi, twist-nya cukup menarik. Meski terbaca, tapi, tetap saja, orang akan dibuat penasaran dengan seperti apa akhir dari semuanya. Emosi semua orang, baik pemain film dan penontonnya, dipermainkan di situ.
Elemen ini yang sepertinya jarang ditemukan di film horor lain. Ada memang yang mirip seperti ini, tapi biasanya ada di thriller, bukan horor. Di momen itulah, semua karakter itu dihadapkan pada kenyataan pahit atas siapa yang layak dipertahankan atau tidak.
Sementara, iblis yang merasuki kedua anak itu masih memendam dendam pada Chris MacNeill. Dia menggunakan Regan untuk membuatnya bertekuk lutut. Sayangnya, film ini meninggalkan sedikit penjelasan tentang si iblis itu. Bahkan, nama iblis itu pun tidak disinggung sama sekali di film ini.

Foto: Deadline
Lihat Juga :