Hari Meningitis Sedunia, Penting untuk Tahu 5 Fakta Ini!
Kamis, 05 Oktober 2023 - 11:29 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan menurut WHO, penanganan yang baik sekali pun, meningitis memiliki angka kematian yang berkisar antara 5%-10%. Sementara jika tidak diberikan terapi, tingkat kematian berada di angka 50%.
Meningitis dan sepsis pada bayi baru lahir merupakan penyebab kematian infeksi terbesar kedua bagi anak-anak di bawah usia 5 tahun. Setiap tahun, sebanyak 2,5 juta kasus baru meningitis terjadi.
Selain itu, meningitis pada bayi yang baru lahir merupakan penyebab utama dari disabilitas intelektual berat. Penyintas meningitis juga akan hidup dengan cedera otak, kehilangan pendengaran, depresi, kecemasan, amputasi, epilepsi, dan lain sebagainya.
Meningitis terkadang sulit dikenali, karena penyakit ini memiliki gejala awal yang serupa dengan flu, seperti demam dan sakit kepala. Gejala lainnya juga seperti leher yang kaku, sensitif terhadap cahaya terang, muntah, nyeri pada otot sendi atau anggota tubuh, kejang, ruam pada kulit, kebingungan, tangan dan kaki terasa dingin, serta sakit kepala hebat.
Beberapa jenis bakteri ini dapat dicegah penularannya dengan imunisasi berupa BCG, DTP-HB-Hib, PVC, dan MR.
Meningitis dan sepsis pada bayi baru lahir merupakan penyebab kematian infeksi terbesar kedua bagi anak-anak di bawah usia 5 tahun. Setiap tahun, sebanyak 2,5 juta kasus baru meningitis terjadi.
3. Meningitis Miliki Dampak Membekas Seumur Hidup
WHO menyebut, 1 dari 5 orang yang selamat dari meningitis bakterial menghadapi disabilitas yang mengubah jalan hidup mereka. Bagi anak-anak yang mengalami meningitis, mereka akan mengalami kehilangan pendengaran.Selain itu, meningitis pada bayi yang baru lahir merupakan penyebab utama dari disabilitas intelektual berat. Penyintas meningitis juga akan hidup dengan cedera otak, kehilangan pendengaran, depresi, kecemasan, amputasi, epilepsi, dan lain sebagainya.
4. Gejala dan Tanda Awal Meningitis
Penyakit meningitis bisa terjadi pada siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, jamur, atau parasit.Meningitis terkadang sulit dikenali, karena penyakit ini memiliki gejala awal yang serupa dengan flu, seperti demam dan sakit kepala. Gejala lainnya juga seperti leher yang kaku, sensitif terhadap cahaya terang, muntah, nyeri pada otot sendi atau anggota tubuh, kejang, ruam pada kulit, kebingungan, tangan dan kaki terasa dingin, serta sakit kepala hebat.
5. Cegah dengan Imunisasi
Meningitis disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis, haemophilus influenzae tipe b, dan streptococcus pneumoniae yang dapat menyerang otak bayi serta anak.Beberapa jenis bakteri ini dapat dicegah penularannya dengan imunisasi berupa BCG, DTP-HB-Hib, PVC, dan MR.
(tsa)
Lihat Juga :