Bimbingan Laktasi Bantu Ibu Sukses Menyusui Bayi
Senin, 09 Oktober 2023 - 17:17 WIB
loading...
A
A
A
"Saat ini awareness ibu sangat tinggi. Sayangnya, banyak dari mereka tidak mendapat informasi yang cukup tentang direct breastfeeding karena kurangnya pelatihan. Dan biasanya proses direct breastfeeding ini tidak bisa terjadi dalam sekejap. Hal ini karena ibu dan bayi masih baru beradaptasi. Untuk itulah Layanan Rawat Inap Kembali Menyusui Klinik Laktasi KMNC Graha Raya hadir, sebagai solusi kepada para ibu yang ingin menyusui bayinya secara langsung dengan bimbingan dan perawatan dokter khusus Laktasi," papar dr. Sarah belum lama ini.
Dokter Sarah juga menjelaskan tata laksana pasien Rawat Inap Kembali Menyusui Klinik Laktasi KMNC Graha Raya.
"Pertama-tama yang diajarkan di klinik laktasi adalah skin to skin, bayi pakai diapers aja, digendong sama ibunya dengan menggunakan kain jarik atau baby wearing. Proses skin to skin ini dilakukan sampai insting bayinya balik, dan mau kembali menyusu kepada ibunya. Dari proses ini kita bisa cari tahu apa penyebab bayi tersebut tidak ingin menyusu pada ibunya, misal terbiasa pada dot, maka dotnya akan kita singkirkan," beber dr. Sarah.
"Di sinilah terkadang ibu menjadi panik karena anak akan terus menangis, tetapi jika ibu dan bayi ada di klinik, maka kepanikannya akan berkurang karena ada dokter yang mendampingi," tambah dokter yang sudah memiliki sertifikasi pelatihan konselor Laktasi sejak 2010 itu.
Proses direct breastfeeding umumnya membutuhkan waktu konseling 3-4 hari dengan cara rawat inap kembali menyusui di Klinik Laktasi KMNC Graha Raya. Dengan dukungan dari keluarga, program ini bisa berhasil dengan baik.
Dokter Sarah juga menjelaskan tata laksana pasien Rawat Inap Kembali Menyusui Klinik Laktasi KMNC Graha Raya.
"Pertama-tama yang diajarkan di klinik laktasi adalah skin to skin, bayi pakai diapers aja, digendong sama ibunya dengan menggunakan kain jarik atau baby wearing. Proses skin to skin ini dilakukan sampai insting bayinya balik, dan mau kembali menyusu kepada ibunya. Dari proses ini kita bisa cari tahu apa penyebab bayi tersebut tidak ingin menyusu pada ibunya, misal terbiasa pada dot, maka dotnya akan kita singkirkan," beber dr. Sarah.
"Di sinilah terkadang ibu menjadi panik karena anak akan terus menangis, tetapi jika ibu dan bayi ada di klinik, maka kepanikannya akan berkurang karena ada dokter yang mendampingi," tambah dokter yang sudah memiliki sertifikasi pelatihan konselor Laktasi sejak 2010 itu.
Proses direct breastfeeding umumnya membutuhkan waktu konseling 3-4 hari dengan cara rawat inap kembali menyusui di Klinik Laktasi KMNC Graha Raya. Dengan dukungan dari keluarga, program ini bisa berhasil dengan baik.
Lihat Juga :