Lebih dari 5000 Warga Melbourne Antusias Padati Festival Indonesia
Kamis, 12 Oktober 2023 - 11:24 WIB
loading...
Lebih dari 5000 Warga Melbourne Antusias Padati Festival Indonesia 2023. Foto/Konjen RI di Melbourne
A
A
A
MELBOURNE - Flashmob tarian Tor-Tor sukses menggoyang Outdoor Festival Indonesia 2023 di Melbourne, Victoria, Minggu (8/10). Kegiatan ini merupakan salah satu dari beragam agenda yang ada pada Outdoor Festival Indonesia Night 2023. "Flashmob Tor-tor sangat seru. Angklung workshop juga menyenangkan. Senang rasanya melihat keluarga saya bisa berpartisipasi pada acara kebudayaan seperti ini," ujar Tanya Husnu, tokoh influencer @melbournewithkidz asal Melbourne.
Konjen RI untuk Melbourne Kuncoro Waseso menyanjung kerja keras Festival Indonesia 2023 (FI 2023) incorporated serta seluruh komunitas yang mau terlibat dan berkolaborasi untuk menyukseskan agenda Outdoor FI 2023 hari ini. “Penyelenggaraan FI 2023 telah memasuki tahun kesepuluh dan tahun kedua paska adanya pandemi Covid-19. Sukses dan kelancaran FI 2023 hari ini menjadi bukti nyata ketahanan dan gotong royong komunitas Indonesia Melbourne dalam menghadapi tantangan yang ada,” tutur Konsul Jenderal Kuncoro saat menyampaikan sambutannya.
Baca Juga : Dukung Israel tapi Eksploitasi Foto Derita Palestina, Justin Bieber Banjir Kritikan
“Secara khusus, saya apresiasi Ketua Panitia FI 2023 Ibu Celly Goeltom dan seluruh panitia yang telah terlibat dalam acara ini. Terima kasih banyak atas dedikasinya,” tambahnya lagi.
Semarak FI 2023, Lebih Besar, Lebih Meriah
Outdoor FI 2023 merupakan acara puncak FI 2023 yang diramaikan oleh lebih dari 5000 orang pengunjung dan telah memenuhi taman Argyle Square yang terletak di jantung kota Melbourne. Penyelenggaraan FI 2023 tahun ini yang dibuat lebih luas dari pada tahun sebelumnya bahkan dua ruas sisi jalan taman tersebut ditutup untuk dapat menampung sekitar 25 kios untuk penjualan produk-produk Indonesia seperti kios jual beli barang, kios makanan, kios sponsor, dan kios komunitas yang berpartisipasi.
Sekitar 9 kios makanan yang disiapkan untuk memenuhi rasa penasaran para pengunjung pada akhirnya tidak mampu menampung jumlah pengunjung yang ingin mencicipi masakan-masakan Indonesia. “FI tahun ini tempatnya lebih luas dan stallnya lebih banyak, tapi tetap saja makanan kami laku keras, tahun depan saya akan ikut lagi!” ujar Ibu Asti Kaleta pemilik Dapur Bubu yang juga merupakan salah satu anggota dari Indonesian Culinary Association in Victoria (ICAV).
Makanan dan minuman tradisional khas nusantara seperti bakmi ayam dan es cendol cukup populer juga di kalangan warga lokal Melbourne, khususnya bagi mereka yang pernah berkunjung dan tinggal di Indonesia. Will Roberts, warga Brunswick, sengaja datang sejak pagi dan ikut antre di stan makanan agar tidak kehabisan, “Suasana dan vibe kali ini sangat Indonesia, dan mengingatkan saya dengan kenangan waktu tinggal di Yogyakarta dulu,” kata Will Robert sambil menyeruput es Cendol.
Konjen RI untuk Melbourne Kuncoro Waseso menyanjung kerja keras Festival Indonesia 2023 (FI 2023) incorporated serta seluruh komunitas yang mau terlibat dan berkolaborasi untuk menyukseskan agenda Outdoor FI 2023 hari ini. “Penyelenggaraan FI 2023 telah memasuki tahun kesepuluh dan tahun kedua paska adanya pandemi Covid-19. Sukses dan kelancaran FI 2023 hari ini menjadi bukti nyata ketahanan dan gotong royong komunitas Indonesia Melbourne dalam menghadapi tantangan yang ada,” tutur Konsul Jenderal Kuncoro saat menyampaikan sambutannya.
Baca Juga : Dukung Israel tapi Eksploitasi Foto Derita Palestina, Justin Bieber Banjir Kritikan
“Secara khusus, saya apresiasi Ketua Panitia FI 2023 Ibu Celly Goeltom dan seluruh panitia yang telah terlibat dalam acara ini. Terima kasih banyak atas dedikasinya,” tambahnya lagi.
Semarak FI 2023, Lebih Besar, Lebih Meriah
Outdoor FI 2023 merupakan acara puncak FI 2023 yang diramaikan oleh lebih dari 5000 orang pengunjung dan telah memenuhi taman Argyle Square yang terletak di jantung kota Melbourne. Penyelenggaraan FI 2023 tahun ini yang dibuat lebih luas dari pada tahun sebelumnya bahkan dua ruas sisi jalan taman tersebut ditutup untuk dapat menampung sekitar 25 kios untuk penjualan produk-produk Indonesia seperti kios jual beli barang, kios makanan, kios sponsor, dan kios komunitas yang berpartisipasi.
Sekitar 9 kios makanan yang disiapkan untuk memenuhi rasa penasaran para pengunjung pada akhirnya tidak mampu menampung jumlah pengunjung yang ingin mencicipi masakan-masakan Indonesia. “FI tahun ini tempatnya lebih luas dan stallnya lebih banyak, tapi tetap saja makanan kami laku keras, tahun depan saya akan ikut lagi!” ujar Ibu Asti Kaleta pemilik Dapur Bubu yang juga merupakan salah satu anggota dari Indonesian Culinary Association in Victoria (ICAV).
Makanan dan minuman tradisional khas nusantara seperti bakmi ayam dan es cendol cukup populer juga di kalangan warga lokal Melbourne, khususnya bagi mereka yang pernah berkunjung dan tinggal di Indonesia. Will Roberts, warga Brunswick, sengaja datang sejak pagi dan ikut antre di stan makanan agar tidak kehabisan, “Suasana dan vibe kali ini sangat Indonesia, dan mengingatkan saya dengan kenangan waktu tinggal di Yogyakarta dulu,” kata Will Robert sambil menyeruput es Cendol.
Lihat Juga :