5 Makanan Penyebab Peradangan, Berisiko Diabetes hingga Obesitas
Senin, 16 Oktober 2023 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
Karbohidrat olahan ditemukan dalam permen, roti, pasta, kue kering, beberapa sereal, kue kering, kue, minuman ringan manis, dan semua makanan olahan yang mengandung tambahan gula atau tepung.
Orang yang minum alkohol dalam jumlah banyak mungkin mengalami masalah dengan racun bakteri yang keluar dari usus besar dan masuk ke dalam tubuh. Kondisi ini – sering disebut “usus bocor” – dapat menyebabkan peradangan meluas yang menyebabkan kerusakan organ.
Baca Juga: 7 Bahan Alami Menghilangkan Mata Panda, Bye-Bye Lingkaran Hitam!
Metode memasak dengan suhu tinggi lainnya termasuk memanggang, memanggang, memanggang, menggoreng, memanggang, dan membakar.
Memasak daging dengan suhu tinggi menyebabkan pembentukan senyawa inflamasi yang dikenal sebagai AGEs.
Selain memicu peradangan, AGEs juga dianggap berkontribusi terhadap kondisi kronis seperti penyakit jantung, kanker, sindrom metabolik, dan diabetes tipe 2.
Menariknya, merendam daging dalam larutan asam, seperti jus lemon atau cuka, sebelum dipanggang dapat mengurangi jumlah AGEs hingga setengahnya.
Cara lain untuk meminimalkan pembentukan AGEs adalah dengan memasak daging dalam waktu yang lebih singkat dan memilih metode memasak dengan panas lembab, termasuk merebus, mengukus, merebus, atau merebus.
4. Alkohol
Konsumsi alkohol dalam jumlah sedang dapat memberikan beberapa manfaat kesehatan. Namun, jika dikonsumsi berlebih dapat menyebabkan masalah serius.Orang yang minum alkohol dalam jumlah banyak mungkin mengalami masalah dengan racun bakteri yang keluar dari usus besar dan masuk ke dalam tubuh. Kondisi ini – sering disebut “usus bocor” – dapat menyebabkan peradangan meluas yang menyebabkan kerusakan organ.
5. Daging dimasak dengan suhu tinggi
Mengonsumsi daging yang dimasak dengan suhu tinggi – termasuk daging olahan seperti bacon, sosis, ham dan daging asap – dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, diabetes dan jenis kanker tertentu.Baca Juga: 7 Bahan Alami Menghilangkan Mata Panda, Bye-Bye Lingkaran Hitam!
Metode memasak dengan suhu tinggi lainnya termasuk memanggang, memanggang, memanggang, menggoreng, memanggang, dan membakar.
Memasak daging dengan suhu tinggi menyebabkan pembentukan senyawa inflamasi yang dikenal sebagai AGEs.
Selain memicu peradangan, AGEs juga dianggap berkontribusi terhadap kondisi kronis seperti penyakit jantung, kanker, sindrom metabolik, dan diabetes tipe 2.
Menariknya, merendam daging dalam larutan asam, seperti jus lemon atau cuka, sebelum dipanggang dapat mengurangi jumlah AGEs hingga setengahnya.
Cara lain untuk meminimalkan pembentukan AGEs adalah dengan memasak daging dalam waktu yang lebih singkat dan memilih metode memasak dengan panas lembab, termasuk merebus, mengukus, merebus, atau merebus.
(tdy)
Lihat Juga :