Diet Keto Bermanfaat untuk Diabetes Tipe 2? Perhatikan Efek Sampingnya
Kamis, 19 Oktober 2023 - 10:06 WIB
loading...
A
A
A
Namun, diet ketogenik tidak berarti Anda harus mengonsumsi lemak jenuh. Lemak yang menyehatkan jantung adalah kunci untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Beberapa makanan sehat yang biasa dimakan dalam diet ketogenik, antara lain, telur, ikan seperti salmon, alpukat, zaitun dan minyak zaitun, kacang-kacangan dan selai kacang.
Namun, jumlah karbohidrat harus ditentukan secara individual dengan bantuan dokter Anda.
Jika Anda sudah memiliki glukosa darah tinggi, mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat bisa berbahaya. Dengan mengalihkan fokus ke lemak, beberapa orang mengalami penurunan gula darah.
Baca Juga: 6 Makanan Terbaik yang Bisa Tingkatkan Aliran dan Sirkulasi Darah
Jika Anda mengonsumsi terlalu banyak keton, Anda mungkin berisiko terkena ketoasidosis diabetik (DKA). DKA paling umum terjadi pada diabetes tipe 1 ketika glukosa darah terlalu tinggi dan bisa timbul karena kekurangan insulin.
Efek diet keto pada glukosa darah
Diet ketogenik berpotensi menurunkan kadar glukosa darah. Mengelola asupan karbohidrat sering kali dianjurkan bagi penderita diabetes tipe 2 karena karbohidrat berubah menjadi gula dan dalam jumlah banyak dapat menyebabkan lonjakan gula darah.Namun, jumlah karbohidrat harus ditentukan secara individual dengan bantuan dokter Anda.
Jika Anda sudah memiliki glukosa darah tinggi, mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat bisa berbahaya. Dengan mengalihkan fokus ke lemak, beberapa orang mengalami penurunan gula darah.
Baca Juga: 6 Makanan Terbaik yang Bisa Tingkatkan Aliran dan Sirkulasi Darah
Potensi bahaya
Mengubah sumber energi utama tubuh dari karbohidrat menjadi lemak menyebabkan peningkatan keton dalam darah. “Ketosis diet” ini berbeda dengan ketoasidosis, yang merupakan kondisi yang sangat berbahaya.Jika Anda mengonsumsi terlalu banyak keton, Anda mungkin berisiko terkena ketoasidosis diabetik (DKA). DKA paling umum terjadi pada diabetes tipe 1 ketika glukosa darah terlalu tinggi dan bisa timbul karena kekurangan insulin.
Lihat Juga :