Hadir di Kendari, Cinema XXI Beri Akses Menonton Film yang Lebih Luas
Jum'at, 03 November 2023 - 17:10 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini sesuai dengan survei Euromonitor International pada awal tahun 2023 yang menyatakan bahwa 62% masyarakat Indonesia menilai menonton film sebagai kegiatan sosial utama, seperti menghabiskan waktu bersama keluarga atau sahabat.
Dibukanya lokasi bioskop baru Cinema XXI di berbagai lokasi, termasuk The Park Kendari XXI tidak terlepas dari antusiasme masyarakat Indonesia untuk kembali menonton film di bioskop pascapandemi Covid-19. Antusiasme tersebut sejalan dengan kembali menggeliatnya industri perfilman nasional yang menghadirkan lebih banyak film-film berkualitas karya anak bangsa.
Baca Juga: Angelina Jolie Dukung Palestina: yang Tewas Anak-anak Tak Bersalah
Perkembangan industri film nasional selayaknya didukung dengan pertumbuhan jumlah layar bioskop di Indonesia yang potensinya masih sangat besar. Berdasarkan hasil riset dari Euromonitor International per awal tahun 2023, Indonesia baru memiliki 7,6 layar per satu juta penduduk. Negara maju rata-rata memiliki 84,3 layar per satu juta penduduk (estimasi 2022) sementara Asia Tenggara rata-rata memiliki 30,2 layar per satu juta penduduk.
“Keberadaan XXI yang menjangkau hingga ke berbagai daerah akan berdampak langsung bagi
perkembangan industri kreatif di Indonesia. Bagi Kota Kendari sendiri, ini merupakan sebuah
cerminan pesatnya perkembangan ekonomi di kota ini," ujar Teges.
"Sehingga investasi di bidang hiburan juga dapat merambah diharapkan tidak hanya di Kota Kendari, tetapi di Provinsi Sulawesi Tenggara, sekaligus semakin menambah ragam tenant hiburan di The Park Kendari,” tambahnya.
Setelah meresmikan secara simbolis, Asisten 2 bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Kendari Jahudding beserta jajaran pemerintah kota Kendari dan tamu undangan berkeliling meninjau sejumlah fasilitas yang dapat dinikmati oleh pengunjung. Asisten 2 bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Kendari Jahudding juga bersama-sama menonton film Budi Pekerti yang diproduksi oleh Rekata Studio bekerja sama dengan Kaninga Pictures dan telah tayang perdana di Toronto International Film Festival (TIFF) pada awal September 2023.
Baca Juga: Perjuangan Teuku Wisnu Salurkan Bantuan ke Palestina, Sempat Kesulitan Imbas Komunikasi Terputus
Dibukanya lokasi bioskop baru Cinema XXI di berbagai lokasi, termasuk The Park Kendari XXI tidak terlepas dari antusiasme masyarakat Indonesia untuk kembali menonton film di bioskop pascapandemi Covid-19. Antusiasme tersebut sejalan dengan kembali menggeliatnya industri perfilman nasional yang menghadirkan lebih banyak film-film berkualitas karya anak bangsa.
Baca Juga: Angelina Jolie Dukung Palestina: yang Tewas Anak-anak Tak Bersalah
Perkembangan industri film nasional selayaknya didukung dengan pertumbuhan jumlah layar bioskop di Indonesia yang potensinya masih sangat besar. Berdasarkan hasil riset dari Euromonitor International per awal tahun 2023, Indonesia baru memiliki 7,6 layar per satu juta penduduk. Negara maju rata-rata memiliki 84,3 layar per satu juta penduduk (estimasi 2022) sementara Asia Tenggara rata-rata memiliki 30,2 layar per satu juta penduduk.
“Keberadaan XXI yang menjangkau hingga ke berbagai daerah akan berdampak langsung bagi
perkembangan industri kreatif di Indonesia. Bagi Kota Kendari sendiri, ini merupakan sebuah
cerminan pesatnya perkembangan ekonomi di kota ini," ujar Teges.
"Sehingga investasi di bidang hiburan juga dapat merambah diharapkan tidak hanya di Kota Kendari, tetapi di Provinsi Sulawesi Tenggara, sekaligus semakin menambah ragam tenant hiburan di The Park Kendari,” tambahnya.
Setelah meresmikan secara simbolis, Asisten 2 bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Kendari Jahudding beserta jajaran pemerintah kota Kendari dan tamu undangan berkeliling meninjau sejumlah fasilitas yang dapat dinikmati oleh pengunjung. Asisten 2 bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Kendari Jahudding juga bersama-sama menonton film Budi Pekerti yang diproduksi oleh Rekata Studio bekerja sama dengan Kaninga Pictures dan telah tayang perdana di Toronto International Film Festival (TIFF) pada awal September 2023.
Baca Juga: Perjuangan Teuku Wisnu Salurkan Bantuan ke Palestina, Sempat Kesulitan Imbas Komunikasi Terputus
Lihat Juga :