CERMIN: Budi Pekerti, Luluk Nuril, Prani, dan Cyberbullying
Sabtu, 04 November 2023 - 08:52 WIB
loading...
Film Budi Pekerti menampilkan dampak buruk konten viral di tengah masyarakat yang minim literasi digital. Foto/Rekata Studio
A
A
A
JAKARTA - Tahun 2022. Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) merilis data terkait peningkatan kasus kekerasan berbasis gender di dunia maya.
Tercatat ada 3.838 kasus kekerasan berbasis gender yang ditangani Komnas Perempuan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.721 kasus merupakan kekerasan siber berbasis gender (KSBG), meningkat 83% dibandingkan tahun 2020 sejumlah 940 kasus.
Pada September 2023, seleb TikTok asal Probolinggo, Luluk Nuril, juga mengalami bagaimana rasanya dirundung oleh netizen di dunia maya. Luluk diketahui memarahi seorang siswi magang saat sedang berbelanja di sebuah toko swalayan di kotanya.
Entah bagaimana ceritanya hingga video tersebut tersebar luas, viral, dan akhirnya membuat Luluk panen kecaman. Luluk bisa jadi memang bersalah tapi apakah kesalahannya itu membuatnya pantas dihakimi masyarakat dari segala penjuru?
Baca Juga: CERMIN: Perempuan di Antara Kretek dan Peristiwa Berdarah
Prani dalam film Budi Pekerti bukanlah Luluk. Prani hanyalah seorang guru Bimbingan Konseling (BK) dan tak pernah pamer kemewahan di media sosial. Dunianya sedang runtuh. Usaha suaminya yang merosot membuat Didit, suaminya, mengalami depresi dan akhirnya didiagnosis mengidap bipolar. Lalu Prani mengambil alih tanggung jawab suaminya menjadi kepala keluarga untuk dua anaknya, Tita dan Muklas.
![CERMIN: Budi Pekerti, Luluk Nuril, Prani, dan Cyberbullying]()
Foto: Rekata Studio
Prani bukan Luluk. Ia menegur seorang pengunjung saat sedang mengantre kue putu. Tapi tegurannya tidak diterima baik oleh pengunjung tersebut. Seharusnya seperti Luluk, masalahnya bisa berakhir dengan damai.
Tapi seseorang merasa perlu merekam momen pertengkaran Prani dengan pengunjung itu dan mengabarkannya kepada dunia luas. Kita tahu tindakan ini ibarat menyiram bensin ke api yang menyala.
Tercatat ada 3.838 kasus kekerasan berbasis gender yang ditangani Komnas Perempuan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.721 kasus merupakan kekerasan siber berbasis gender (KSBG), meningkat 83% dibandingkan tahun 2020 sejumlah 940 kasus.
Pada September 2023, seleb TikTok asal Probolinggo, Luluk Nuril, juga mengalami bagaimana rasanya dirundung oleh netizen di dunia maya. Luluk diketahui memarahi seorang siswi magang saat sedang berbelanja di sebuah toko swalayan di kotanya.
Entah bagaimana ceritanya hingga video tersebut tersebar luas, viral, dan akhirnya membuat Luluk panen kecaman. Luluk bisa jadi memang bersalah tapi apakah kesalahannya itu membuatnya pantas dihakimi masyarakat dari segala penjuru?
Baca Juga: CERMIN: Perempuan di Antara Kretek dan Peristiwa Berdarah
Prani dalam film Budi Pekerti bukanlah Luluk. Prani hanyalah seorang guru Bimbingan Konseling (BK) dan tak pernah pamer kemewahan di media sosial. Dunianya sedang runtuh. Usaha suaminya yang merosot membuat Didit, suaminya, mengalami depresi dan akhirnya didiagnosis mengidap bipolar. Lalu Prani mengambil alih tanggung jawab suaminya menjadi kepala keluarga untuk dua anaknya, Tita dan Muklas.

Foto: Rekata Studio
Prani bukan Luluk. Ia menegur seorang pengunjung saat sedang mengantre kue putu. Tapi tegurannya tidak diterima baik oleh pengunjung tersebut. Seharusnya seperti Luluk, masalahnya bisa berakhir dengan damai.
Tapi seseorang merasa perlu merekam momen pertengkaran Prani dengan pengunjung itu dan mengabarkannya kepada dunia luas. Kita tahu tindakan ini ibarat menyiram bensin ke api yang menyala.
Lihat Juga :