Bungasari dan ACP Perkuat Regenerasi Chef Muda Lewat Kompetisi Masak
Minggu, 12 November 2023 - 05:30 WIB
loading...
A
A
A
Para peserta yang terdiri dari 12 chef ditantang untuk membuat olahan pangan untuk kategori Christmas Cookies dari produk Hana Emas dan 19 chef membuat Chiffon Cake dari produk Bola Salju. Para chef muda ini datang dari berbagai kota di Tanah Air, yaitu Batam, Yogyakarta, Bandung, Bogor, dan Jakarta, serta Malaysia.
Antonio Sanjaya dan Marini sukses meraih skor teratas untuk dua kategori pada kompetisi ini. Antonio, wakil dari APCA Indonesia, meraih poin tertinggi pada 91.000 dan berhak atas medali emas pada kategori Christmas Cookies dengan menggunakan Hana Emas.
Sementara, Marini meraih medali emas seusai mencapai poin tertinggi, yaitu 92.750 pada kategori Chiffon Cake. Chef muda yang mewakili Batam Tourism Polytechnic ini menggunakan Bola Salju.
Baca Juga: Cara Memasak Ikan Paling Sehat, Menggoreng Pilihan Terburuk
"Saya rasanya senang banget, karena peserta lain itu bagus-bagus hasilnya. jadi rasanya bangga banget bisa menjadi pemenang dengan skor tertinggi," jelas Marini.
Dia meluapkan rasa syukur karena dapat mengungguli puluhan chef muda Indonesia pada La Cuisine Competition 2023. "Persaingan di sini ada 20 orang dan lumayan ketat. Apalagi dengan durasi yang pendek, sementara pembuatan chiffon itu membutuhkan waktu yang cukup lama. Tapi saya bersyukur bisa pas waktunya," ujar Marini.
Antonio Sanjaya dan Marini sukses meraih skor teratas untuk dua kategori pada kompetisi ini. Antonio, wakil dari APCA Indonesia, meraih poin tertinggi pada 91.000 dan berhak atas medali emas pada kategori Christmas Cookies dengan menggunakan Hana Emas.
Sementara, Marini meraih medali emas seusai mencapai poin tertinggi, yaitu 92.750 pada kategori Chiffon Cake. Chef muda yang mewakili Batam Tourism Polytechnic ini menggunakan Bola Salju.
Baca Juga: Cara Memasak Ikan Paling Sehat, Menggoreng Pilihan Terburuk
"Saya rasanya senang banget, karena peserta lain itu bagus-bagus hasilnya. jadi rasanya bangga banget bisa menjadi pemenang dengan skor tertinggi," jelas Marini.
Dia meluapkan rasa syukur karena dapat mengungguli puluhan chef muda Indonesia pada La Cuisine Competition 2023. "Persaingan di sini ada 20 orang dan lumayan ketat. Apalagi dengan durasi yang pendek, sementara pembuatan chiffon itu membutuhkan waktu yang cukup lama. Tapi saya bersyukur bisa pas waktunya," ujar Marini.
Lihat Juga :