Mengintip Perjuangan Aktor Palestina di Amerika, Disebut Duta Besar Gaza untuk Hollywood
Senin, 13 November 2023 - 16:43 WIB
loading...
A
A
A
"Dengan cara yang sangat halus, saya ingin terus membuat film dan membuat orang sadar akan fakta yang mereka lewatkan."
"Ini adalah tanggung jawab yang sangat besar dan terlalu besar bagi saya. Mereka pikir saya bisa mengubah dunia dengan cara Hollywood. Saya tidak akan mengubah opini suatu negara, tapi saya bisa mengubah opini seseorang di sana-sini. Perubahan datang dari orang-orang di seluruh dunia,” kata Iyad.
Selama lima bulan terakhir, dia fokus pada pemogokan, yang menyebabkan dia dan aktor lainnya turun ke jalan selama musim panas yang cuacanya biasa panas. Selama enam minggu terakhir, dia semakin fokus pada Gaza.
“Saya gembira dengan berakhirnya pemogokan ini. Tetapi saya masih gugup dan takut pada semua saudara laki-laki dan perempuan saya. Banyak dari mereka yang mengungsi dan berbagi kamar. Setiap kamar memiliki satu keluarga. Anda berbicara tentang keluarga multi-generasi yang tinggal bersama. Mereka tidak bisa pergi," ujar dia.
Baca Juga: Hyeri dan Ryu Jun Yeol Dikabarkan Putus usai 7 Tahun Pacaran
Beruntung baginya – dan bagi keluarganya di Gaza – ia sudah memiliki lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Beberapa jam setelah pemogokan berakhir, dia mendapat tawaran untuk berperan sebagai dokter dalam sebuah film.
“Dengan peran saya, saya mencoba mengubah citra orang Arab dan Timur Tengah. Peran ini adalah dokter, itu bagus. Karakter-karakter ini lebih mewakili kita dibandingkan teroris. Saya mencoba mengubah narasinya,” tuturnya.
Duta Besar Gaza untuk Hollywood
Bagi warga Palestina di Gaza, dia adalah "duta besar untuk Hollywood", sebuah peran yang tidak dianggap enteng olehnya."Ini adalah tanggung jawab yang sangat besar dan terlalu besar bagi saya. Mereka pikir saya bisa mengubah dunia dengan cara Hollywood. Saya tidak akan mengubah opini suatu negara, tapi saya bisa mengubah opini seseorang di sana-sini. Perubahan datang dari orang-orang di seluruh dunia,” kata Iyad.
Selama lima bulan terakhir, dia fokus pada pemogokan, yang menyebabkan dia dan aktor lainnya turun ke jalan selama musim panas yang cuacanya biasa panas. Selama enam minggu terakhir, dia semakin fokus pada Gaza.
“Saya gembira dengan berakhirnya pemogokan ini. Tetapi saya masih gugup dan takut pada semua saudara laki-laki dan perempuan saya. Banyak dari mereka yang mengungsi dan berbagi kamar. Setiap kamar memiliki satu keluarga. Anda berbicara tentang keluarga multi-generasi yang tinggal bersama. Mereka tidak bisa pergi," ujar dia.
Baca Juga: Hyeri dan Ryu Jun Yeol Dikabarkan Putus usai 7 Tahun Pacaran
Beruntung baginya – dan bagi keluarganya di Gaza – ia sudah memiliki lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Beberapa jam setelah pemogokan berakhir, dia mendapat tawaran untuk berperan sebagai dokter dalam sebuah film.
“Dengan peran saya, saya mencoba mengubah citra orang Arab dan Timur Tengah. Peran ini adalah dokter, itu bagus. Karakter-karakter ini lebih mewakili kita dibandingkan teroris. Saya mencoba mengubah narasinya,” tuturnya.
(tdy)
Lihat Juga :