GorryWell Bantu Perusahaan Optimalkan Employee Wellness dengan Teknologi Kesehatan
Senin, 20 November 2023 - 14:41 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan riset Universitas Harvard, biaya produktivitas akibat risiko penyakit kronis mencapai 2.3 kali lebih tinggi bagi perusahaan dibandingkan biaya berobat.
“Tentu karyawan yang memiliki hambatan produktivitas membutuhkan perhatian dari manajemen perusahaan, khususnya dalam hal pencegahan penyakit kronis, penanggulangan mental health, manajemen kelelahan, hingga wellness sustainability bagi karyawan, keluarga, dan komunitasnya,” kata William.
Menurutnya, praktik corporate wellness bersifat fundamental dalam mempertahankan kinerja secara optimal dari tahun ke tahun. Karena itulah dibutuhkan metode mempertahankan kesehatan secara holistik dan berkesinambungan, yang menyangkut kesehatan fisik maupun psikologis.
Co-Founder dan CEO GorryWell Herry Budiman menambahkan, beberapa perusahaan hanya mengadakan wellness program bagi karyawan secara acak dan tidak terukur maupun terstruktur. Umumnya hanya fokus pada medical check-up, olahraga rutin, konsultasi gizi, dan konsultasi psikolog. Itu pun hanya karyawan tertentu.
“Menurut kami, employee wellness program yang efektif adalah program yang holistik dengan berorientasi pada personalisasi tujuan masing-masing orang, dan akan lebih efektif bila diadakan serempak,” ujarnya.
“Tentu karyawan yang memiliki hambatan produktivitas membutuhkan perhatian dari manajemen perusahaan, khususnya dalam hal pencegahan penyakit kronis, penanggulangan mental health, manajemen kelelahan, hingga wellness sustainability bagi karyawan, keluarga, dan komunitasnya,” kata William.
Menurutnya, praktik corporate wellness bersifat fundamental dalam mempertahankan kinerja secara optimal dari tahun ke tahun. Karena itulah dibutuhkan metode mempertahankan kesehatan secara holistik dan berkesinambungan, yang menyangkut kesehatan fisik maupun psikologis.
Co-Founder dan CEO GorryWell Herry Budiman menambahkan, beberapa perusahaan hanya mengadakan wellness program bagi karyawan secara acak dan tidak terukur maupun terstruktur. Umumnya hanya fokus pada medical check-up, olahraga rutin, konsultasi gizi, dan konsultasi psikolog. Itu pun hanya karyawan tertentu.
“Menurut kami, employee wellness program yang efektif adalah program yang holistik dengan berorientasi pada personalisasi tujuan masing-masing orang, dan akan lebih efektif bila diadakan serempak,” ujarnya.
Lihat Juga :