Tragis! Staf WHO di Gaza Ini Meninggal Dunia Akibat Rumahnya Dibom
Rabu, 22 November 2023 - 10:28 WIB
loading...
A
A
A
Seluruh staf WHO bersama keluarga Dima dan rekan-rekannya di wilayah pendudukan Palestina, Kantor Regional untuk Mediterania Timur, dan seluruh organisasi, berduka atas kepergiannya.
"Dia adalah orang yang luar biasa dengan senyum cerah, ceria, positif, penuh hormat. Dia adalah pemain tim sejati. Pekerjaannya sangat penting, dan dia diminta untuk mengambil lebih banyak tanggung jawab untuk mendukung sub-kantor dan tim di Gaza," ujar dr. Rik Peeperkorn, dikutip dari laman resmi WHO, Rabu (22/11/2023).
Baca Juga: Fadly Faisal Isyaratkan Putus dengan Rebecca Klopper lewat Unggahan di IG, Begini Kata-Katanya
"Ini merupakan kehilangan yang sangat menyakitkan bagi kita semua. Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada ibu dan ayahnya (seorang spesialis medis yang telah lama mengabdi di Gaza), keluarganya, dan banyak temannya," tambahnya.
Kematian Dima seolah kembali menjadi pengingat bahwa kekejaman ini harus segera diakhiri. Sehingga ke depannya tak terjadi lagi warga sipil meninggal di rumah mereka, di tempat kerja mereka, saat mengungsi, saat berlindung di sekolah, saat dirawat di rumah sakit.
WHO pun menuliskan pesan agar pihak-pihak yang berwenang segera mengambil tindakan tegas untuk menghentikan peristiwa memilukan ini.
"Dia adalah orang yang luar biasa dengan senyum cerah, ceria, positif, penuh hormat. Dia adalah pemain tim sejati. Pekerjaannya sangat penting, dan dia diminta untuk mengambil lebih banyak tanggung jawab untuk mendukung sub-kantor dan tim di Gaza," ujar dr. Rik Peeperkorn, dikutip dari laman resmi WHO, Rabu (22/11/2023).
Baca Juga: Fadly Faisal Isyaratkan Putus dengan Rebecca Klopper lewat Unggahan di IG, Begini Kata-Katanya
"Ini merupakan kehilangan yang sangat menyakitkan bagi kita semua. Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada ibu dan ayahnya (seorang spesialis medis yang telah lama mengabdi di Gaza), keluarganya, dan banyak temannya," tambahnya.
Kematian Dima seolah kembali menjadi pengingat bahwa kekejaman ini harus segera diakhiri. Sehingga ke depannya tak terjadi lagi warga sipil meninggal di rumah mereka, di tempat kerja mereka, saat mengungsi, saat berlindung di sekolah, saat dirawat di rumah sakit.
WHO pun menuliskan pesan agar pihak-pihak yang berwenang segera mengambil tindakan tegas untuk menghentikan peristiwa memilukan ini.
(tsa)
Lihat Juga :