Festival Lahar Polo Pendem di Desa Kandangan Lumajang Galang Gerak Budaya di Kawasan Tapal Kuda

Rabu, 22 November 2023 - 18:06 WIB
loading...
Festival Lahar Polo...
Rangkaian event Galang Gerak Budaya Tapal Kuda hadirkan Festival Lahar Polo Pendem di Lumajang sebagai realisasi Program Pemajuan Kebudayaan Desa Kemendikbud. (Foto: dok Kemendikbud)
A A A
LUMAJANG - Sebagai bagian dari Program Pemajuan Kebudayaan Desa dan rangkaian event Galang Gerak Budaya Tapal Kuda, Desa Kandangan, Kabupaten Lumajang menyelenggarakan Festival Lahar Polo Pendem. Kegiatan ini diselenggarakan pada 14-15 November 2023 yang terdiri dari kegiatan workshop pengolahan polo pendem sebagai makanan alternatif pengganti beras, pertunjukan seni, pasar jajanan tradisional, dan arak-arakan jolen.

Jolen merupakan akronim dari 'Ojo Kelalen', adalah bentuk gunungan atau tumpeng besar yang diarak oleh warga desa. Kegiatan ini melibatkan peran serta generasi muda dan seluruh masyarakat desa yang terdiri dari siswa SD, SMP, SMA, mahasiswa, pegiat budaya desa, ibu-ibu PKK, pengusaha, petani, dan warga masyarakat antar desa.

Istilah 'Polo Pendem' diambil dari bahasa jawa yang maknanya adalah tumbuhan yang memiliki buah didalam tanah (terpendam/pendem) atau disebut juga umbi-umbian seperti singkong, ketela rambat, talas, kacang tanah, dan masih banyak jenis lainnya. Tema Polo Pendem ini diambil dengan tujuan agar masyarakat luas mengetahui banyaknya tanaman selain padi yang tumbuh di desa-desa yang ada di wilayah Lumajang sebagai bahan pengganti beras dan makanan olahan yang bernilai ekonomis tinggi.

Tema ini juga ditujukan untuk mengenalkan kepada generasi muda dan pelajar masa kini agar mengetahui tentang keragaman manfaat tanaman yang ada di masing-masing daerah. Festival Lahar Polo Pendem ini adalah salah satu bentuk dari dari komitmen Desa Kandangan dalam hal ketahanan pangan.

Ketahanan pangan merupakan unsur penting untuk memobilisasi segenap pemikiran, ide dan gagasan pemajuan kebudayaan desa untuk menjawab masalah global krisis pangan. Dengan menciptakan sisten pangan lokal yang antisipatif dapat dilakukan dengan mengembangkan keanekaragaman pangan lokal tidak hanya padi tetapi juga pangan alternatif seperti sagu, jagung, singkong, talas, ubi jalar dan lain-lain. Pangan lokal memiliki peran dalam memperkuat daya tahan produksi pangan nasional. Secara alamiah pangan lokal sudah beradaptasi dengan karakteristik sumber daya alam dan sosial budaya Masyarakat di desa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menghidupkan Budaya...
Menghidupkan Budaya dan Kebersamaan dalam Bedhayan Topeng Abdi Sekartaji
Festival Budaya Lembah...
Festival Budaya Lembah Baliem 2025 bakal Masuk MURI, Tampilkan 1.500 Pemain Pikon
Pecah, Puluhan Ribu...
Pecah, Puluhan Ribu Orang Padati Sakura Matsuri 2025 di Jababeka
Kementerian Kebudayaan...
Kementerian Kebudayaan Ajak Lestarikan Warisan Papua Lewat Festival Noken
Art Love U Fest 2024:...
Art Love U Fest 2024: Bertemunya Seni dan Cinta di JDC
4 Artis Indonesia yang...
4 Artis Indonesia yang Tampil dalam Pagelaran Sabang Merauke 2024
Wakil Ketua Komisi VII:...
Wakil Ketua Komisi VII: Gelaran Tona Sian Huta Angkat Opera Batak ke Panggung Nasional
Warna-warni Budaya di...
Warna-warni Budaya di iForte National Dance Competition: Sumatera, Surabaya, dan Bali Bersinar
Tampil di Wanderlust...
Tampil di Wanderlust Festival Mongolia, Talenta Seni Indonesia Perluas Jejaring Global
Rekomendasi
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Berita Terkini
Rahasia di Balik Kesuksesan...
Rahasia di Balik Kesuksesan Pembukaan Hotel, Ternyata Bukan Saat Gunting Pita
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
Kenapa Sering Sakit...
Kenapa Sering Sakit Padahal Sudah Makan Sehat? Ini Penjelasan dr. Gia Pratama
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps. 6: Konflik Memuncak! Jaka Jual Aset Mertua, Rumah Tangga Mila di Ujung Tanduk
Orchestra Experience...
Orchestra Experience Hadirkan Konser Mahakarya Klasik dan Lagu Hits Dunia dalam Nuansa Cahaya Lilin
Netizen Auto Heboh!...
Netizen Auto Heboh! Nathalie Holscher dan Aripat Kompak Main 'Hitung Mundur'
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved