Jelang Pemilu 2024, Anak Muda Tidak Boleh Golput dan Asal Pilih Pemimpin
Rabu, 22 November 2023 - 22:40 WIB
loading...
Anak muda memegang peran penting dalam Pemilu 2024 lantaran banyak partai politik yang mengincar suara kelompok ini. Data KPU mencatat 52 persen pemilih muda. Foto/Devi Ari Rahmadhani
A
A
A
JAKARTA - Anak muda memegang peran penting dalam pemilihan umum (Pemilu) 2024 lantaran banyak partai politik yang mengincar suara kelompok ini. Data Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat bahwa 52 persen adalah pemilih muda.
Sehingga penting bagi anak muda untuk tidak golongan putih (golput) dan asal memilih pemimpin. Sayangnya, banyak anak muda Indonesia apatis terhadap politik di Indonesia ini.
Public Affairs Lead Think Policy Lutfi Nugroho mengatakan sikap para anak muda ini merupakan salah satu bentuk ketidak sukaan dan kekecewaan mereka terhadap politik di Indonesia. Hal tersebut tentu tidak boleh dibiarkan.
Sebab, satu suara sangat berharga dalam pemilu kali ini. Seluruh masyarakat Indonesia harus berbondong-bondong memilih pemimpin negara yang memiliki kebijakan untuk memajukan Indonesia.
Baca Juga: Coldplay Ungkap Keinginan Manggung Tiap Minggu di Jakarta
Perlu diketahui, jika masyarakat tidak menggunakan hak suaranya dengan bijak, maka bisa jadi kepemimpinan Indonesia jatuh di tangan orang yang salah. Sehingga membuat negara ini tidak akan maju.
Sehingga penting bagi anak muda untuk tidak golongan putih (golput) dan asal memilih pemimpin. Sayangnya, banyak anak muda Indonesia apatis terhadap politik di Indonesia ini.
Public Affairs Lead Think Policy Lutfi Nugroho mengatakan sikap para anak muda ini merupakan salah satu bentuk ketidak sukaan dan kekecewaan mereka terhadap politik di Indonesia. Hal tersebut tentu tidak boleh dibiarkan.
Sebab, satu suara sangat berharga dalam pemilu kali ini. Seluruh masyarakat Indonesia harus berbondong-bondong memilih pemimpin negara yang memiliki kebijakan untuk memajukan Indonesia.
Baca Juga: Coldplay Ungkap Keinginan Manggung Tiap Minggu di Jakarta
Perlu diketahui, jika masyarakat tidak menggunakan hak suaranya dengan bijak, maka bisa jadi kepemimpinan Indonesia jatuh di tangan orang yang salah. Sehingga membuat negara ini tidak akan maju.
Lihat Juga :