Review Film Babak Final: Formula Basi yang Masih Bisa Bekerja Efektif
Rabu, 06 Desember 2023 - 14:07 WIB
loading...
A
A
A
Materi cerita Babak Final sesungguhnya basi dan sama sekali tak istimewa. Namun filmnya menjelma cukup istimewa berkat kinerja skenario yang ditulis dengan baik, penyutradaraan yang solid, dan terutama akting dari kedua pemeran utamanya. Kita bisa melihat potensi Dhisga kelak beberapa tahun ke depan untuk melompat ke sinetron atau FTV.
Tarung Derajat menjadi sebuah nilai plus dari film pendek ini meskipun sesungguhnya tak signifikan keberadaannya dan bisa digantikan oleh cabang olahraga bela diri apa pun. Tapi latar belakang ini pula yang justru membuat karakter Dimas tampak solid dan meyakinkan sebagai seorang petarung sekaligus pejuang untuk cita-citanya.
Baca Juga: CERMIN: Hidup yang Kita Alami Memang Tak Seperti dalam Film-Film
Kita tahu produksi film pendek di Indonesia hampir selalu dikerjakan dengan biaya minim. Tapi Babak Final cerdik mengakali kekurangan tersebut dalam skenario dan tetap bisa membuat kita menunggu keputusan apa yang akan diambil oleh Dimas setelah babak final berlangsung. Apakah ia akan memenangkan cintanya atau mengalah untuk cita-citanya?
Jadinya kita pun tahu bahwa keterampilan dari pembuat film selalu menjadi faktor nomor satu. Babak Final menjadi contoh menarik bagaimana formula basi masih bisa bekerja efektif dan pada akhirnya mengikat sekaligus memikat penonton.
Ichwan Persada
Sutradara/produser/penulis skenario, pernah menjadi dosen di Universitas Padjajaran dan SAE Institute, bisa dikontak via Instagram @ichwanpersada
Tarung Derajat menjadi sebuah nilai plus dari film pendek ini meskipun sesungguhnya tak signifikan keberadaannya dan bisa digantikan oleh cabang olahraga bela diri apa pun. Tapi latar belakang ini pula yang justru membuat karakter Dimas tampak solid dan meyakinkan sebagai seorang petarung sekaligus pejuang untuk cita-citanya.
Baca Juga: CERMIN: Hidup yang Kita Alami Memang Tak Seperti dalam Film-Film
Kita tahu produksi film pendek di Indonesia hampir selalu dikerjakan dengan biaya minim. Tapi Babak Final cerdik mengakali kekurangan tersebut dalam skenario dan tetap bisa membuat kita menunggu keputusan apa yang akan diambil oleh Dimas setelah babak final berlangsung. Apakah ia akan memenangkan cintanya atau mengalah untuk cita-citanya?
Jadinya kita pun tahu bahwa keterampilan dari pembuat film selalu menjadi faktor nomor satu. Babak Final menjadi contoh menarik bagaimana formula basi masih bisa bekerja efektif dan pada akhirnya mengikat sekaligus memikat penonton.
Ichwan Persada
Sutradara/produser/penulis skenario, pernah menjadi dosen di Universitas Padjajaran dan SAE Institute, bisa dikontak via Instagram @ichwanpersada
(ita)
Lihat Juga :