Buntut Banjir Kecaman hingga Aksi Boikot, Zara Hapus Iklan Kontroversial di Situsnya
Selasa, 12 Desember 2023 - 10:52 WIB
loading...
A
A
A
Akun Instagram Zara mendapat puluhan ribu komentar yang diposting tentang foto-foto tersebut, banyak di antaranya dengan bendera Palestina. Di sisi lain, “#BoycottZara” juga menjadi tren di platform pesan X.
Zara mengatakan, kampanye iklan tersebut dibuat pada Juli 2023, foto-fotonya diambil pada bulan September, dan terinspirasi oleh penjahitan pria dari abad-abad yang lalu. Perusahaan ini belum memberikan komentar mengenai seruan boikot tersebut.
Baca Juga: Brand Fashion ZARA Banjir Kecaman usai Diduga Sindir Genosida Palestina di Iklan Terbaru
Ini bukan yang pertama kali Zara menjadi sasaran boikot oleh para pendukung Palestina. Pada 2022, beberapa warga Palestina juga pernah memposting video mereka membakar pakaian Zara dan menyerukan agar orang lain tidak mendukung raksasa ritel tersebut.
Peristiwa itu terjadi setelah pemilik waralaba toko Zara di Israel mengadakan acara kampanye untuk politisi ultra-sayap kanan Israel Itamar Ben-Gvir. Ben-Gvir sendiri menggunakan media sosial untuk membela perusahaan pada saat itu.
“Zara, bajunya keren, orang Israel keren,” ujarnya dalam postingan di media sosial.
Zara mengatakan, kampanye iklan tersebut dibuat pada Juli 2023, foto-fotonya diambil pada bulan September, dan terinspirasi oleh penjahitan pria dari abad-abad yang lalu. Perusahaan ini belum memberikan komentar mengenai seruan boikot tersebut.
Baca Juga: Brand Fashion ZARA Banjir Kecaman usai Diduga Sindir Genosida Palestina di Iklan Terbaru
Ini bukan yang pertama kali Zara menjadi sasaran boikot oleh para pendukung Palestina. Pada 2022, beberapa warga Palestina juga pernah memposting video mereka membakar pakaian Zara dan menyerukan agar orang lain tidak mendukung raksasa ritel tersebut.
Peristiwa itu terjadi setelah pemilik waralaba toko Zara di Israel mengadakan acara kampanye untuk politisi ultra-sayap kanan Israel Itamar Ben-Gvir. Ben-Gvir sendiri menggunakan media sosial untuk membela perusahaan pada saat itu.
“Zara, bajunya keren, orang Israel keren,” ujarnya dalam postingan di media sosial.
(tsa)
Lihat Juga :