Kemenparekraf Dorong Pertumbuhan Sektor Parekraf, Sandiaga: Memberikan Sumbangsih Lapangan Kerja

Selasa, 12 Desember 2023 - 19:30 WIB
loading...
Kemenparekraf Dorong...
Kemenparekraf mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) parekraf 2023. Foto/dok Kemenparekraf
A A A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) Indonesia. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) parekraf 2023.

Mengusung tema Indonesia Maju Bersama Parekraf Hijau, Kemenparekraf menggelar rakornas parekraf 2023 di The Trans Luxury, Bandung, Jawa Barat pada 12-13 Desember 2023.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan bahwa parekraf adalah sektor yang berkontribusi bagi perekonomian bangsa.

“Sektor parekraf adalah sektor yang berkontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Namun kita terus dorong pertumbuhannya karena sekarang sektor parekraf hampir 4 persen," kata Sandiaga.

Baca Juga: Kemenparekraf Gelar Rakornas Parekraf 2023, Sandiaga Ajak Tanam 100 Pohon

"Terutama sektor-sektor yang memberikan sumbangsih lapangan kerja, harus mampu menciptakan lebih banyak dampak ekonomi kepada Indonesia khususnya mencapai Indonesia Emas 2045," sambungnya.

Sandiaga menargetkan lebih dari 4 persen kontribusi parekraf terhadap produk domestik bruto (PDB).

“Sektor parekraf kita targetkan lebih dari 4 persen kontribusinya terhadap PDB kita. Sementara sektor ekraf (Ekonomi Kreatif) sudah menduduki nomor 3 besar dunia dengan nilai tambah 1.300 triliun," jelasnya.

"Dan 8 persen kontribusinya terhadap PDB dengan mempekerjakan sekitar 24 juta orang di Indonesia," tambahnya.

Baca Juga: Kembangkan Destinasi Pariwisata Prioritas, Kemenparekraf Sertifikasi Ribuan SDM

Adapun prospek pariwisata atau tourism outlook ke dapan, yaitu pada 2023-2024, Sandiaga menyoroti cara agar bisa mencapai nilai pariwisata hampir USD14 miliar atau Rp21 triliun di 2024 dengan kontribusinya 4,5 persen terhadap PDB.

“Highlight-nya adalah bagaimana bisa mencapai nilai pariwisata yang mencapai hampir USD14 miliar di tahun 2024, dengan kontribusinya 4,5 persen terhadap PDB kita dan nilai ekspor ekraf USD27,5 miliar," ujarnya.

"Satu capaian yang penuh dengan tantangan adalah Rp1.347 triliun nilai tambah ekraf," sambungnya.

Sandiaga juga menyebutkan terget jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) pada 2024.

Baca Juga: Kemenparekraf akan Jadikan Lokasi Syuting Serial Gadis Kretek Paket Wisata

"Wisman tahun depan 9,5-14,3 juta kunjungan. Pergerakan wisnus masih terus kita pompa dan dorong karena targetnya tahun depan adalah 1,25 miliar perjalanan dan 1,5 miliar pergerakan wisnus,” ungkapnya.

Selain itu, Sandiga juga mengungkapkan beberapa tantangan besar di tahun 2023-2024 mendatang.

“Tantang besar di tahun 2023-2024 ini adalah ekonomi dunia yang melambat. Inflasi yang masih terjadi, jadi suku bunga akan lebih tinggi dalam waktu yang lama," paparnya.

"Kemudian ada situasi geopolitik, dan triple planetary crisis. Oleh karena itu harus kita pastikan agar sektor parekraf dapat mengatasi situasi vuca," pungkasnya.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perusahaan Harus Adaptif,...
Perusahaan Harus Adaptif, Berani Sinergi dan Kreatif
MaiA Resmi Diluncurkan...
MaiA Resmi Diluncurkan Kemenpar: Era Baru Pariwisata Cerdas di Indonesia Dimulai
Anti-Bosan! Kemenpar...
Anti-Bosan! Kemenpar Hadirkan Atraksi Wisata Seru Lewat BBWI di Bangka Belitung
Indonesia Disorot Gegara...
Indonesia Disorot Gegara Turis Brazil Jatuh di Rinjani, Kemenpar Ungkap Kronologisnya
Kemenparekraf Dukung...
Kemenparekraf Dukung Indonesia Fashion Week 2025, Usung Tema Ronakultura Jakarta
Kolaborasi Kemenekraf...
Kolaborasi Kemenekraf dan MNC Group Perkuat Ekosistem Industri Kreatif Indonesia
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Program Desa EMAS Sandi...
Program Desa EMAS Sandi Uno Ekspor Kopi ke Malaysia
Rekomendasi
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
Berita Terkini
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved