Kondisi Terkini Sultan Rifat Korban Terjerat Kabel FO, Harus Bernapas lewat Tenggorokan
Selasa, 12 Desember 2023 - 23:01 WIB
loading...
A
A
A
Tidak hanya itu saja, walaupun sudah keluar dari rumah sakit, saat ini Sultan juga menjalankan fisioterapi dan latihan untuk berbicara dengan menggunakan nafas perut. Dengan target waktu 6 bulan diharapkan Sultan Rifat dapat berbicara dengan teknik nafas perut, dan tidak bergantung lagi dengan bantuan alat untuk berbicara.
“Kualitas suara yang dihasilkan oleh nafas perut sedikit lebih baik daripada menggunakan alat digital electrolarynx. Meskipun demikian kami sangat bersyukur Sultan masih bisa berkomunikasi dan lanjutkan kuliahnya," kata Fatih selaku ayah Sultan Rifat melalui siaran pers yang diterima oleh MNC Portal, Selasa (12/12/2023).
Baca Juga: Ganjar-Mahfud Kenakan Sepatu Lokal saat Debat Perdana Capres 2024, Bukti Cinta Produk Dalam Negeri
Keadaannya yang cacat permanen, tidak membuat Sultan Rifat putus asa dan berkecil hati. Sultan tetap optimis dan antusias menjalani kehidupan barunya meskipun tanpa pita suara dan nafas melalui lubang buatan di leher. Sultan menginginkan lingkungan sekitar dan masyarakat tidak memperlakukan khusus atas kekurangannya tersebut.
“Saya menganggap keadaan saya saat ini adalah suatu keunikan dalam diri saya, dan bukan lagi sebagai kecacatan yang akan menghambat aktivitas dan kehidupan saya. Saya berharap lingkungan dan masyarakat tidak memperlakukan khusus kepada saya, dan saya ingin dianggap seperti masyarakat pada umumnya," tutur Sultan.
“Kualitas suara yang dihasilkan oleh nafas perut sedikit lebih baik daripada menggunakan alat digital electrolarynx. Meskipun demikian kami sangat bersyukur Sultan masih bisa berkomunikasi dan lanjutkan kuliahnya," kata Fatih selaku ayah Sultan Rifat melalui siaran pers yang diterima oleh MNC Portal, Selasa (12/12/2023).
Baca Juga: Ganjar-Mahfud Kenakan Sepatu Lokal saat Debat Perdana Capres 2024, Bukti Cinta Produk Dalam Negeri
Keadaannya yang cacat permanen, tidak membuat Sultan Rifat putus asa dan berkecil hati. Sultan tetap optimis dan antusias menjalani kehidupan barunya meskipun tanpa pita suara dan nafas melalui lubang buatan di leher. Sultan menginginkan lingkungan sekitar dan masyarakat tidak memperlakukan khusus atas kekurangannya tersebut.
“Saya menganggap keadaan saya saat ini adalah suatu keunikan dalam diri saya, dan bukan lagi sebagai kecacatan yang akan menghambat aktivitas dan kehidupan saya. Saya berharap lingkungan dan masyarakat tidak memperlakukan khusus kepada saya, dan saya ingin dianggap seperti masyarakat pada umumnya," tutur Sultan.
Lihat Juga :