Gado-gado Masuk Daftar Salad Terenak di Dunia Versi TasteAtlas, Ini Sejarahnya
Sabtu, 16 Desember 2023 - 16:30 WIB
loading...
A
A
A
Perpaduan isi dan saus kacang tersebut sangatlah lezat dan membuat seseorang yang menyantap ketagihan. Saus gado-gado sendiri terbuat dari perpaduan kacang dan rempah Indonesia seperti cabai dan bawang yang kemudian dihaluskan.
Perpaduan dua bahan tersebut membuat saus gado-gado memiliki rasa yang kuat. Anda dapat menikmati gado-gado setiap hari. Sebab, makanan khas Indonesia ini sangat mudah ditemui di beberapa tempat di Indonesia.
Anda dapat menemuinya di pedagang kaki lima atau restoran. Selain itu, gado-gado juga bisa dibuat dengan mudah di rumah. Lantas bagaimana gado-gado ditemukan?
Baca Juga: Keren! Gado-Gado dan Pecel Masuk Daftar Salad Terenak Dunia
Gado-gado ditemukan pada Kesultanan Mataram yang dipimpin Sultan Agung saat melakukan penyerbuan di Batavia pada abad ke-17 (1628-1629). Pada saat itu, mereka kehabisan pasokan bahan makanan. Termasuk beras, yang akhirnya membuat prajurit dari Ponorogo membuat sambal bumbu pecel dari kacang tanah.
Kemudian, bumbu tersebut disiramkan ke berbagai sayuran mentah yang ada di sekitar persawahan agar mereka bisa bertahan hidup dengan makanan yang terbatas. Makanan ini awalnya disebut dengan nama gadho yang dalam bahasa Jawa artinya makan hanya dengan lauk saja tanpa menggunakan nasi.
Perpaduan dua bahan tersebut membuat saus gado-gado memiliki rasa yang kuat. Anda dapat menikmati gado-gado setiap hari. Sebab, makanan khas Indonesia ini sangat mudah ditemui di beberapa tempat di Indonesia.
Anda dapat menemuinya di pedagang kaki lima atau restoran. Selain itu, gado-gado juga bisa dibuat dengan mudah di rumah. Lantas bagaimana gado-gado ditemukan?
Baca Juga: Keren! Gado-Gado dan Pecel Masuk Daftar Salad Terenak Dunia
Gado-gado ditemukan pada Kesultanan Mataram yang dipimpin Sultan Agung saat melakukan penyerbuan di Batavia pada abad ke-17 (1628-1629). Pada saat itu, mereka kehabisan pasokan bahan makanan. Termasuk beras, yang akhirnya membuat prajurit dari Ponorogo membuat sambal bumbu pecel dari kacang tanah.
Kemudian, bumbu tersebut disiramkan ke berbagai sayuran mentah yang ada di sekitar persawahan agar mereka bisa bertahan hidup dengan makanan yang terbatas. Makanan ini awalnya disebut dengan nama gadho yang dalam bahasa Jawa artinya makan hanya dengan lauk saja tanpa menggunakan nasi.
Lihat Juga :