Venna Melinda Sebut Program Ganjar-Mahfud Angin Segar untuk para Perempuan
Minggu, 24 Desember 2023 - 11:31 WIB
loading...
Venna Melinda salut dengan program Ganjar Mahfud untuk kaum perempuan, termasuk soal KDRT. Foto/ mpi.
A
A
A
JAKARTA - Program-program unggulan pasangan calon (paslon) nomor urut 3, Ganjar-Mahfud mendapatkan apresiasi besar dari berbagai kalangan masyarakat. Salah satunya dari 21 program unggulan tersebut dapat mencakup seluruh kalangan masyarakat di Indonesia.
Caleg DPR RI Partai Perindo no 1 dapil 6 Jatim (Blitar, Tulungagung, dan Kediri), Venna Melinda menyoroti salah satu program, yakni perempuan maju.
Baca Juga: Aldi Taher Senang Mahfud MD Libatkan Petani hingga Nelayan saat Debat Cawapres
Dirinya salut dengan adanya program yang dibentuk untuk para kaum perempuan yang sering kali diabaikan haknya dalam mendapatkan perlindungan hukum dan tak jarang juga mengalami kekerasan.
“Program ini membuka paradigma Indonesia bahwa hak hukum perempuan patut diperjuangkan. Ini akan menjadi angin segar bagi para perempuan yang mengalami domestic violence dan hal lainnya yang membuat mereka terintimidasi, sehingga mereka berani speak up,” kata Venna kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (24/12/2023).
Kasus KDRT di Indonesia akhir-akhir ini memang sedang marak terjadi. Hal ini perlu menjadi perhatian lebih bagi calon pemimpin bangsa, sebab sebagian besar korban dari kasus KDRT yakni perempuan bahkan saat ini sudah banyak anak-anak yang menjadi korban dari KDRT.
Banyak korban yang cenderung memilih untuk diam karena takut untuk menyuarakan apa yang ia alami. Kekhawatiran akan munculnya stigma-stigma negatif menjadi salah satu faktor terbesar perempuan memilih untuk diam saja.
Caleg DPR RI Partai Perindo no 1 dapil 6 Jatim (Blitar, Tulungagung, dan Kediri), Venna Melinda menyoroti salah satu program, yakni perempuan maju.
Baca Juga: Aldi Taher Senang Mahfud MD Libatkan Petani hingga Nelayan saat Debat Cawapres
Dirinya salut dengan adanya program yang dibentuk untuk para kaum perempuan yang sering kali diabaikan haknya dalam mendapatkan perlindungan hukum dan tak jarang juga mengalami kekerasan.
“Program ini membuka paradigma Indonesia bahwa hak hukum perempuan patut diperjuangkan. Ini akan menjadi angin segar bagi para perempuan yang mengalami domestic violence dan hal lainnya yang membuat mereka terintimidasi, sehingga mereka berani speak up,” kata Venna kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (24/12/2023).
Kasus KDRT di Indonesia akhir-akhir ini memang sedang marak terjadi. Hal ini perlu menjadi perhatian lebih bagi calon pemimpin bangsa, sebab sebagian besar korban dari kasus KDRT yakni perempuan bahkan saat ini sudah banyak anak-anak yang menjadi korban dari KDRT.
Banyak korban yang cenderung memilih untuk diam karena takut untuk menyuarakan apa yang ia alami. Kekhawatiran akan munculnya stigma-stigma negatif menjadi salah satu faktor terbesar perempuan memilih untuk diam saja.
Lihat Juga :