Review Film Natalan (December): Ketika yang Dinanti Tak Tiba
Rabu, 27 Desember 2023 - 12:50 WIB
loading...
A
A
A
Film-Film tentang Mudik
Mudik adalah peristiwa yang unik dan tidak biasa-biasa saja. Banyak kandungan cerita yang menyertainya. Itu sebabnya mudik turut menjadi sumber inspirasi dan mewarnai dunia perfilman kita dengan berbagai perspektif dan penokohan.Dalam catatan perjalanan film Indonesia, setidaknya kita dapat menemukan sembilan film yang mengangkat kisah mudik sebagai tema penceritaan. Pada 2007 rilis film berjudul 3 Hari untuk Selamanya yang disutradarai oleh Riri Riza. Film dengan tema mudik ini menghadirkan tokoh Yusuf (Nicholas Saputra) dan Ambar (Adinia Wirasti) sebagai pemeran utama.
Dalam film ini dikisahkan tentang perjalanan tokoh-tokoh utamanya dari Jakarta ke Yogyakarta. Perjalanan yang umumnya menghabiskan waktu tak lebih dari satu hari, ternyata memakan waktu hingga tiga hari. Konteks cerita dalam film ini, mereka harus mencari cara untuk dapat hadir tepat waktu tiba di rumah kakak Ambar yang akan melangsungkan pernikahan tiga hari lagi.
Kedua, film Mudik Lebaran yang rilis pada 2011. Film ini mengisahkan tokoh bernama Gunadi (Irwansyah). Selama tiga tahun terakhir, ia tidak pernah berjumpa orang tuanya. Itu sebabnya ia diminta pulang kampung oleh orang tuanya.
Selain menyajikan kisah tentang Gunadi, film ini juga menghadirkan cerita dari banyak tokoh lain. Tentu disertai konflik-konflik yang terjadi pada masing-masing tokoh dalam momentum jelang Lebaran.
Ketiga, film Mencari Hilal yang hadir sebagai tontonan publik pada 2015. Film bertema mudik ini diperankan oleh Oka Antara sebagai Heli dan Deddy Sutomo sebagai ayah.
Diceritakan bahwa Heli bermaksud melakukan perjalanan ke luar negeri. Untuk itu dibutuhkan paspor. Itu sebabnya ia harus pulang kampung demi keperluan mengurus paspor.
Kepulangan itu membuka kembali konflik lama antara Heli dan sang ayah. Kakak Heli lalu memintanya untuk menyertai sang ayah untuk mencari hilal sebagai syarat untuk memeroleh paspor.

Foto: Kebon Studio
Keempat, film Batal Mudik yang rilis pada 2016. Ini merupakan film pendek yang hanya berdurasi tujuh menit dan tayang di YouTube. Film ini mengisahkan tentang kebimbangan yang dialami Amin, apakah ia harus mudik atau tidak. Amin enggan untuk mudik sebab ia mengalami konflik dengan sang ayah. Ketika pada akhirnya harus mudik juga, Amin menemukan perspektif lain yang selama ini diabaikannya terutama disebabkan oleh ego semata.
Kelima, film Pulanglah yang menjumpai para penonton pada 2018. Film bertema mudik ini disutradarai oleh sineas Andi Syahwal Mattuju. Film ini bertutur tentang seorang perantau bernama Rio.
Ia sudah teramat lama tidak pernah mudik ke kampung halamannya. Rio yang berprofesi sebagai barista, akhirnya terpanggil untuk pulang menjumpai ibu dan adiknya menjelang Lebaran.
Film lain tentang mudik berjudul Mudik (2019), menghadirkan para pemeran Putri Ayudya dan Ibnu Jamil dalam garapan Adriyanto Dewo. Diceritakan bahwa Firman (Ibnu Jamil) dan Aida (Putri Ayudya) yang adalah sepasang suami-istri, memutuskan untuk pulang kampung sekalipun keduanya sedang mengalami masalah.
Ketujuh, film Sampai Jadi Debu yang rilis 2021. Film ini bercerita tentang Damar (Wafda Saifan) yang memutuskan untuk pulang menjumpai ibu dan saudara-saudaranya di Solo pada Lebaran.
Namun mudik itu hanya berlangsung sebentar disebabkan oleh perangai Damar. Ia kemudian menyesalinya ketika ayahnya meninggal saat ia sudah kembali ke Jakarta.
Kedelapan, film Pulang yang tayang 2022. Film ini disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis dan dibintangi oleh Imelda Therinne, Ringgo Agus Rahman, Mark Natama, dan Ziva Magnolya. Kisahnya tentang sebuah keluarga yang melakukan perjalanan pulang ke rumah eyang. Perjalanan ke kampung halaman tersebut memberikan banyak pelajaran bagi mereka.
Lihat Juga :