Berkhasiat Lindungi Fungsi Liver, Temulawak Punya Kandungan Ini
Rabu, 03 Januari 2024 - 09:20 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai pencegahan agar tidak terinfeksi virus hepatitis, temulawak menjadi saran utama untuk keadaan tersebut. Fakta ini juga didukung beberapa penelitian yang telah dilakukan.
“Aktivitas antioksidan dan antiradang temulawak menjadi dasar khasiat lain, termasuk pendongkrak imunitas dan antikanker,” ujarnya.
Baca Juga: 7 Gejala Kanker yang Perlu Diwaspadai, Perubahan kulit hingga Gangguan Pencernaan
Kebutuhan minum temulawak sangat tergantung kondisi kesehatan umum orang dan pola hidupnya. Orang dengan aktivitas tinggi mungkin memerlukan frekuensi lebih sering. Yang penting adalah mengonsumsinya secara teratur.
“Jadi kita sendiri tahu kondisi kapan kita membutuhkan, tiap hari atau seminggu tiga kali. Itu sangat tergantung dengan kondisi kita,” ungkap Prof Mangestuti Agil.
Batas keamanan yang dimiliki temulawak cukup luas, sehingga Prof Mangestuti Agil menyarankan untuk mencoba sendiri terkait konsumsi temulawak. Dengan melalui proses perebusan, temulawak yang telah dicuci bersih dan diiris tipis direbus bersama air mendidih sehingga air rebusan temulawak siap dikonsumsi.
“Aktivitas antioksidan dan antiradang temulawak menjadi dasar khasiat lain, termasuk pendongkrak imunitas dan antikanker,” ujarnya.
Konsumsi Temulawak
Namun ditegaskan Prof Mangestuti Agil, minuman temulawak tidak selalu hanya untuk mengobati penyakit. Ini karena temulawak dapat dikonsumsi secara rutin layaknya suplemen. Masyarakat pada saat ini juga sering minum temulawak untuk menjaga kesehatan.Baca Juga: 7 Gejala Kanker yang Perlu Diwaspadai, Perubahan kulit hingga Gangguan Pencernaan
Kebutuhan minum temulawak sangat tergantung kondisi kesehatan umum orang dan pola hidupnya. Orang dengan aktivitas tinggi mungkin memerlukan frekuensi lebih sering. Yang penting adalah mengonsumsinya secara teratur.
“Jadi kita sendiri tahu kondisi kapan kita membutuhkan, tiap hari atau seminggu tiga kali. Itu sangat tergantung dengan kondisi kita,” ungkap Prof Mangestuti Agil.
Batas keamanan yang dimiliki temulawak cukup luas, sehingga Prof Mangestuti Agil menyarankan untuk mencoba sendiri terkait konsumsi temulawak. Dengan melalui proses perebusan, temulawak yang telah dicuci bersih dan diiris tipis direbus bersama air mendidih sehingga air rebusan temulawak siap dikonsumsi.
(tsa)
Lihat Juga :