Arbani Yasiz Siapkan Mental Gantikan Iqbaal Ramadhan Jadi Dilan: Berat Banget
Sabtu, 06 Januari 2024 - 00:36 WIB
loading...
A
A
A
Terlebih, Arbani melihat pencapaian Iqbaal dalam Trilogi film Dilan yang terbilang sangat sukses dan turut melambungkan namanya. Dimulai dari Dilan 1990 dengan lebih dari 6 juta penonton, disusul Dilan 1991 yang meraih 5 juta lebih penonton serta ditutup dengan Milea : Suara Dari Dilan yang ditonton hingga lebih dari 3 juta penonton. Meski merasa antusias mendapat tawaran menjadi Dilan, perasaan tertekan tetap menyelimuti hatinya.
"Seneng tapi pressure langsung berasa, gantiin Iqbaal berat banget, sebelumnya ada 3 film dan sukses semua," ujar dia.
Arbani pun mengaku membaca setiap komentar dari netizen di media sosial atas perannya sebagai Dilan. Sejak reveal cast hingga akhirnya karakter Dilan versinya dimunculkan dalam trailer, Arbani melihat dukungan dan hujatan mengarah kepadanya secara bersamaan. Tak ingin banyak berkomentar, dia hanya menyarankan penonton untuk menyaksikan filmnya dulu secara keseluruhan sebelum nantinya memberikan penilaiannya.
"Saya bacain semua dari media sosial, dari yang dukung, hujat, saya baca semua. 'Duh kena lagi nih', tapi saya mau pesen nonton dulu. Jadi aku menerimanya lebih enak," pungkasnya.
Ancika 1995 memulai kisah sejak kekecewaan Milea karena menganggap Dilan masih tidak bisa meninggalkan geng motornya, membuatnya memutuskan Dilan. Meski masih saling rindu, keduanya berpisah. Beberapa tahun berlalu Milea sudah punya pacar bernama Mas Hardi. Sedangkan Dilan mulai sibuk kuliah di ITB. Keduanya menempuh jalan hidupnya masing-masing.
Hingga suatu hari di tahun 1995, Dilan melihat Ancika. Seorang perempuan yang unik, keponakan Mang Anwar teman Dilan semasa SMP. Dilan langsung suka kepada Ancika. Namun, modalnya sebagai senior Geng Motor yang juga mahasiswa senirupa ITB, tidak langsung menaklukan Ancika dengan mudah.
Ancika bukanlah Milea, Ancika dan Dilan menempuh perjalanan terjal untuk dipersatukan. Jika bersama Milea, Dilan akan bermanis-manis ria tapi sesekali membuat Milea menangis, Ancika tidak begitu. Boro-boro mengaduk-aduk perasaannya, mendapatkan hati Ancika saja begitu sulit bagi Dilan.
"Seneng tapi pressure langsung berasa, gantiin Iqbaal berat banget, sebelumnya ada 3 film dan sukses semua," ujar dia.
Arbani pun mengaku membaca setiap komentar dari netizen di media sosial atas perannya sebagai Dilan. Sejak reveal cast hingga akhirnya karakter Dilan versinya dimunculkan dalam trailer, Arbani melihat dukungan dan hujatan mengarah kepadanya secara bersamaan. Tak ingin banyak berkomentar, dia hanya menyarankan penonton untuk menyaksikan filmnya dulu secara keseluruhan sebelum nantinya memberikan penilaiannya.
"Saya bacain semua dari media sosial, dari yang dukung, hujat, saya baca semua. 'Duh kena lagi nih', tapi saya mau pesen nonton dulu. Jadi aku menerimanya lebih enak," pungkasnya.
Ancika 1995 memulai kisah sejak kekecewaan Milea karena menganggap Dilan masih tidak bisa meninggalkan geng motornya, membuatnya memutuskan Dilan. Meski masih saling rindu, keduanya berpisah. Beberapa tahun berlalu Milea sudah punya pacar bernama Mas Hardi. Sedangkan Dilan mulai sibuk kuliah di ITB. Keduanya menempuh jalan hidupnya masing-masing.
Hingga suatu hari di tahun 1995, Dilan melihat Ancika. Seorang perempuan yang unik, keponakan Mang Anwar teman Dilan semasa SMP. Dilan langsung suka kepada Ancika. Namun, modalnya sebagai senior Geng Motor yang juga mahasiswa senirupa ITB, tidak langsung menaklukan Ancika dengan mudah.
Ancika bukanlah Milea, Ancika dan Dilan menempuh perjalanan terjal untuk dipersatukan. Jika bersama Milea, Dilan akan bermanis-manis ria tapi sesekali membuat Milea menangis, Ancika tidak begitu. Boro-boro mengaduk-aduk perasaannya, mendapatkan hati Ancika saja begitu sulit bagi Dilan.
Lihat Juga :