Apa Ciri-ciri Epilepsi pada Anak? Waspadai 5 Gejala Ini

Senin, 15 Januari 2024 - 13:18 WIB
loading...
Apa Ciri-ciri Epilepsi...
Ciri-ciri epilepsi pada anak penting diketahui. Epilepsi merupakan kondisi otak yang menyebabkan kejang. Sel-sel di otak menimbulkan ledakan aktivitas listrik. Foto/Acep Now
A A A
JAKARTA - Ciri-ciri epilepsi pada anak penting diketahui para orang tua. Sebab, epilepsi merupakan suatu kondisi otak yang menyebabkan kejang. Sel-sel di otak tiba-tiba menimbulkan ledakan aktivitas listrik yang tidak teratur dan akibatnya adalah kejang.

Anda mungkin mengenali kejang ketika seseorang pingsan dan tubuhnya bergetar tak terkendali sebagai ciri-ciri epilepsi . Namun tidak semua kejang terlihat sama. Beberapa anak menatap atau mengalami kebingungan saat kejang.

Meskipun epilepsi menyebabkan kejang, tidak semua kejang disebabkan oleh epilepsi pada anak. Untuk menerima diagnosis epilepsi, dokter akan memeriksa apakah anak mengalami lebih dari satu kejang yang tidak disebabkan oleh kondisi medis yang mendasarinya.

Ciri-ciri Epilepsi pada Anak



Kejang merupakan ciri-ciri utama epilepsi pada anak. Namun, ada gejala lain yang menjadi tanda awal yang harus diwaspadai para orang tua. Berikut di antaranya dilansir dari Cleveland Clinic, Senin (15/1/2024).

Baca Juga: 5 Hal yang Harus Dihindari Penderita Epilepsi seperti Amanda Manopo

1. Hilang kesadaran
2. Kebingungan
3. Tatapan kosong
4. Perubahan pada pendengaran, penglihatan, rasa atau bau anak
5. Merasa tidak enak badan, seperti sakit perut atau perubahan suhu tubuh

Gejala Epilepsi pada Anak



Kejang bisa terjadi dengan cepat, terkadang tanpa tanda apa pun sebelum dimulai. Sementara itu, gejala epilepsi pada anak saat kejang hanya berlangsung beberapa menit. Adapun gejala tersebut meliputi:

1. Kehilangan kesadaran atau pingsan
2. Gerakan otot yang tidak terkontrol, sentakan atau kedutan, atau gerakan berulang pada suatu bagian tubuh
3. Ketidakmampuan untuk berbicara, menampar bibir, atau melakukan gerakan mengunyah dengan mulut
4. Detak jantung yang cepat
5. Nafas cepat

Mengenali kejang pada bayi akan terasa sulit dibandingkan dengan anak yang lebih besar. Karena itu penting untuk mencatat setiap perilaku yang tidak biasa dan berapa lama perilaku tersebut berlangsung, kemudian bicarakan dengan dokter anak.

Baca Juga: Mengenal Penyebab, dan Gejala Epilepsi yang Diidap Amanda Manopo

Setelah kejang, anak akan merasa lelah atau bingung dengan apa yang baru saja terjadi. Mereka tidak ingat apa pun tentang kejang yang terjadi sampai kejang berhenti. Sakit kepala sering terjadi setelah kejang.

Penyebab Epilepsi pada Anak



Aktivitas listrik yang tidak terkontrol di otak menyebabkan epilepsi pada anak. Listrik mengalir di antara sel-sel otak. Ini membantu sel berkomunikasi. Terkadang, aliran listrik antar sel menjadi tidak teratur dan untuk sementara mengubah pesan yang dikirim antar sel otak.

Ketidakteraturan ini menyebabkan gejala kejang sementara hingga otak mampu mengirim ulang pesan yang benar ke sel lain di otaknya. Berikut penyebab epilepsi pada anak.

1. Trauma kepala atau cedera otak
2. Komplikasi persalinan (cedera lahir)
3. Infeksi (seperti meningitis atau ensefalitis )
4. Kelainan pada cara otak mereka terbentuk sebelum lahir
5. Perubahan bawaan dalam susunan genetik mereka (kecenderungan genetik)

Baca Juga: 7 Gerakan Yoga untuk Pengobatan Epilepsi, Menenangkan Sistem Saraf
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Dilarang Sering Gendong...
Dilarang Sering Gendong Baby Soleil, Alyssa Daguise Bantah Mitos Bayi Bau Tangan
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Jerinx SID Curhat Ingin...
Jerinx SID Curhat Ingin Punya Anak di Usia 50 Tahun, Netizen Ramai Beri Dukungan
Waspada! Demam Anak...
Waspada! Demam Anak Turun Bisa Jadi Tanda Kondisi Memburuk
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Rekomendasi
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Berita Terkini
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Baru Umumkan Pernikahan,...
Baru Umumkan Pernikahan, Nathalie Holscher Langsung Didesak Soal Anak: Responsnya Bikin Warganet Heboh
Regenerasi Kulit Jadi...
Regenerasi Kulit Jadi Tren Baru Perawatan Estetika Modern
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved