Atta Halilintar Jadi Korban Hoaks Promosi Judi Online Pakai Teknologi AI, Kecam Keras Pelaku
Kamis, 18 Januari 2024 - 16:50 WIB
loading...
A
A
A
Kendati demikian, Atta memilih untuk tidak berkomentar banyak soal masalah ini lantaran dirinya belum tahu apakah akan menempuh jalur hukum, atau mengambil jalan lain untuk menyikapi kasus penyebaran video hoaks berisi dirinya, yang diduga mempromosikan judi online.
"Aku lihat dulu videonya. Nanti akan ada informasi lagi ya," kilah Atta Halilintar.
Baca Juga: Pulang Umrah, Reza Artamevia Akui Banyak Doa Minta Jodoh untuk Aaliyah Massaid
Untuk diketahui, video hoaks Raffi Ahmad dan Atta Halilintar mengiklankan judi online tersebar di platform X. Tak tanggung-tanggung, sang penyebar hoaks mengambil potongan tayangan Mata Najwa saat membahas tentang pentingnya vaksin Covid-19 bersama Raffi Ahmad dan Atta Halilintar di 2021.
Oleh pelaku, audio dalam video diganti dengan teknologi AI yang memuat materi pembahasan tentang salah satu situs judi online.
Meski lebih banyak pengguna X yang tidak percaya dengan keabsahan informasi dari video tersebut, keberadaan tayangan hoaks soal Raffi Ahmad dan Atta Halilintar mengiklankan judi online tetap meresahkan. Sebab, sebagian kecil pengguna X tetap ada yang termakan hoaks tersebut.
"Aku lihat dulu videonya. Nanti akan ada informasi lagi ya," kilah Atta Halilintar.
Baca Juga: Pulang Umrah, Reza Artamevia Akui Banyak Doa Minta Jodoh untuk Aaliyah Massaid
Untuk diketahui, video hoaks Raffi Ahmad dan Atta Halilintar mengiklankan judi online tersebar di platform X. Tak tanggung-tanggung, sang penyebar hoaks mengambil potongan tayangan Mata Najwa saat membahas tentang pentingnya vaksin Covid-19 bersama Raffi Ahmad dan Atta Halilintar di 2021.
Oleh pelaku, audio dalam video diganti dengan teknologi AI yang memuat materi pembahasan tentang salah satu situs judi online.
Meski lebih banyak pengguna X yang tidak percaya dengan keabsahan informasi dari video tersebut, keberadaan tayangan hoaks soal Raffi Ahmad dan Atta Halilintar mengiklankan judi online tetap meresahkan. Sebab, sebagian kecil pengguna X tetap ada yang termakan hoaks tersebut.
(tsa)
Lihat Juga :