alexametrics

Review Film Deadpool 2

loading...
Review Film Deadpool 2
Sutradara David Leitch sukses meramu film Deadpool 2 menjadi sesuatu yang sangat enak ditonton dan memperlihatkan sosok Deadpool yang lebih blak-blakan. (Screen Rant)
A+ A-
JAKARTA - Sosok anti-hero favorit semua orang, Deadpool kembali datang menghiasi layar lebar. Dalam film keduanya ini Deadpool datang dengan membawa sejumlah kejutan dan juga aksi tak terkira.

Cerita diawali dengan si merch with mouth ini kembali ke dunia pembunuh bayaran. Alur cerita film kedua ini hampir serupa dengan film pertama, di mana dengan dengan kisah bahagia yang kemudian berubah menjadi suram dan kemudian menjadi bahagia kembali.

Namun, dalam film kedua ini banyak sekali "twist" dan juga aksi yang ditampilan jauh lebih besar dan lebih brutal dibandingkan dengan film pertama. "Fourth break wall" dan celetukan khas Deadpool juga tidak hilang atau berkurang dalam film ini.

Sang sutradara, David Leitch sukses meramu film ini menjadi sesuatu yang sangat enak untuk dilihat dan dinikmati. Leitch mampu menampilkan sosok Deadpool yang lebih blak-blakan dan dia juga tidak takut untuk "meledek" film-film di luar Marvel.



Yap, dalam seri kedua Deadpool ini banyak sekali kata-kata sarkas yang meledek film dari universe lainnya. Salah satunya seperti yang terlihat di trailer, di mana Deadpool meledek DC.

Selain itu, film ini juga dipenuhi oleh cameo. Lebih dari 10 tokoh dari universe X-men muncul sebagai cameo dalam film kedua ini.

Tak lupa, seperti halnya film Marvel lainnya, Deadpool 2 juga memiliki sejumlah after credit. Bisa dikatakan after credit Deadpool 2 sedikit berbeda dengan film lainnya dan mungkin bisa disebut salah satu yang terbaik.

Deadpool 2 mulai tayang pada hari ini, Selasa (15/5/2018) di bioskop-bioskop di seluruh Indonesia. Jadi, tunggu apalagi, ramai-ramai datang ke bioskop dan jangan lupa gunakan celanda dalam orang dewasa Anda.

Disclaimer: Film Deadpool 2 mendapatkan rating Dewasa atau 17 tahun ke atas dari LSF. Karena dipenuhi adegan kekerasan, seksualitas dan bahasa yang kasar, sangat tidak disarankan membawa anak-anak di bawah umur untuk menyaksikan film ini.

(alv)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak