Bukan Cuma Alkohol, 7 Hidangan Ini Juga Berbahaya buat Organ Hati

Jum'at, 26 Januari 2024 - 06:06 WIB
loading...
Bukan Cuma Alkohol,...
Ada banyak makanan ataupun minuman yang bisa membahayakan kesehatan organ hati dan masih dikonsumsi sehari-hari. Foto Ilustrasi/iStock
A A A
JAKARTA - Mengonsumsi alkohol sering disebut dapat membahayakan kesehatan hati. Namun, pada kenyataannya ada banyak makanan ataupun minuman yang juga bisa membahayakan kesehatan organ hati dan masih dikonsumsi sehari-hari, contohnya makanan tinggi gula dan olahan daging.

Sayang, masih banyak masyarakat Indonesia yang tidak tahu makanan apa saja yang dapat merusak hati. Hal ini tidak boleh disepelekan. Mulailah memperhatikan asupan yang dimakan sehari-hari.

Sebab, menjaga kesehatan hati sangat penting untuk kesejahteraan secara keseluruhan. Hati memainkan peran penting dalam detoksifikasi, metabolisme, dan penyimpanan nutrisi.

Baca Juga: 9 Manfaat Donor Darah bagi Kesehatan, Salah Satunya Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Untuk itu, mengutip laman Times of India, Jumat (26/1/2024), berikut ulasan tentang 7 makanan ataupun minuman yang bisa merusak organ hati.

1. Minuman dengan Pemanis yang Tinggi

Minuman dengan pemanis tinggi, seperti soda dan minuman energi, mengandung fruktosa, sejenis gula yang jika dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan penyakit hati berlemak non-alkohol (NAFLD). Fruktosa berlebih diubah menjadi lemak, yang terakumulasi di hati, berpotensi menyebabkan peradangan dan kerusakan hati.

2. Makanan Olahan dan Kemasan

Banyak makanan olahan, termasuk makanan ringan, keripik, dan makanan cepat saji, mengandung banyak lemak trans, gula rafinasi, serta garam berlebihan. Bahan-bahan ini berkontribusi terhadap penambahan berat badan dan dapat menyebabkan resistensi insulin, mendorong perkembangan NAFLD dan masalah terkait hati lainnya.

3. Daging Merah dan Daging Olahan

Pola makan tinggi daging merah dan daging olahan telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit hati. Daging olahan sering kali mengandung bahan tambahan dan pengawet yang dapat berbahaya, sedangkan tingginya kadar lemak jenuh pada daging merah dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan hati.

4. Makanan Tinggi Garam

Pola makan tinggi natrium dapat menyebabkan retensi cairan dan peningkatan tekanan darah, yang keduanya merugikan kesehatan hati. Penyakit hati kronis seperti sirosis, bisa diperburuk oleh asupan garam yang berlebihan.

Baca Juga: Bahaya Berikan si Kecil Susu Jelang Tidur di Malam Hari

5. Karbohidrat Olahan

Karbohidrat olahan seperti yang terdapat pada roti putih, pasta, ataupun nasi, memiliki indeks glikemik yang tinggi dan dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah dengan cepat. Hal ini bisa berkontribusi terhadap resistensi insulin dan perkembangan penyakit hati berlemak seiring berjalannya waktu.

6. Produk Susu

Produk susu tertentu yang tinggi lemak, terutama yang mengandung lemak jenuh, dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan hati. Moderasi adalah kuncinya, karena konsumsi produk-produk ini secara berlebihan dapat meningkatkan risiko komplikasi terkait hati.

7. Makanan Kaleng

Makanan kaleng sering kali mengandung bahan pengawet dan bahan kimia tambahan dalam jumlah tinggi. Lapisan pada banyak kaleng juga mengandung bisphenol A (BPA), senyawa yang dapat menyebabkan masalah hati jika dikonsumsi berlebihan.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kiri Matcha, Destinasi...
Kiri Matcha, Destinasi Matcha Pertama di Indonesia dengan Sensasi Floral
Kemenkes Terapkan Label...
Kemenkes Terapkan Label Nutri Level, dr. Gia: Pilih yang A untuk Anak
Menkes Ungkap Cara Membaca...
Menkes Ungkap Cara Membaca Label Nutri-Level pada Minuman
Britney Spears Ditangkap...
Britney Spears Ditangkap Polisi di California, Diduga Mengemudi di Bawah Pengaruh Alkohol
Resmi! Thailand Pangkas...
Resmi! Thailand Pangkas 50 Persen Kadar Gula Minuman, Thai Tea Kini Tak Semanis Dulu
5 Makanan Pemicu GERD...
5 Makanan Pemicu GERD yang Wajib Dihindari Penderita Asam Lambung
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Gastronomi Molekuler...
Gastronomi Molekuler Ungkap Cara Menjaga Laut Lewat Pilihan Seafood
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Rekomendasi
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Piala Dunia 2026 dan...
Piala Dunia 2026 dan Bayang-bayang Jet Pribadi Infantino
Pergantian Direksi Disorot,...
Pergantian Direksi Disorot, Mampukah Kejayaan Pelni Kembali?
Berita Terkini
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Tren Inside-Out Nutricosmetics,...
Tren Inside-Out Nutricosmetics, Solusi Cerdas Perempuan Modern Atasi Penuaan Dini
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved