10 Alasan Wajib Liburan ke Madrid di 2024, Tak hanya Surga bagi Pecinta Bola
Senin, 29 Januari 2024 - 01:00 WIB
loading...
A
A
A
Pemilihan The MICHELIN Guide Spain 2024 baru-baru ini mengumumkan bahwa Madrid mendapatkan 36 bintang melalui 28 restoran salah satunya Restoran DiverXO yang berbintang tiga, ciptaan dari chef terkenal dunia Dabiz Munoz, yang terdaftar sebagai salah satu dari 50 restoran terbaik di dunia. Tercatat sebagai nomor 3 dari restoran terbaik di dunia, interior DiverXO menampilkan babi terbang, ratusan kupu-kupu, tengkorak dengan rambut mohawk, dan pengalaman makan yang hedonis, kreatif, dan tidak terduga.
Namun, hal yang benar-benar khas Madrid adalah menikmati tapas saat berbelanja. Mercado de San Miguel memulai tren ini 10 tahun yang lalu dengan melakukan renovasi tempatnya, membuatnya menjadi salah satu lokasi paling ikonik di kota. Berbagai pasar lokal lainnya kemudian mengikuti jejaknya dengan membuka berbagai food court gourmet.
Madrid juga terkenal dengan kudapan manisnya. Seperti misalnya hidangan favorit Churros (pastry panjang dan ramping yang digoreng dalam minyak zaitun dan diberi gula), yang dibuat di seluruh Spanyol. Namun, di Madrid, Churros tidak hanya disantap sebagai sarapan, tetapi juga setelah kegiatan berkumpul pada malam hari atau sore hari yang dinikmati bersama cokelat panas kental - Churros sebagai salah satu camilan manis yang dapat dinikmati kapan saja dan dimana saja. Untuk menikmati camilan mewah ini, Anda wajib singgah di Chocolateria San Gines, yang buka 24 jam sehari.
Kota Madrid juga dikenal sebagai kota yang tidak pernah tidur, di mana kehidupan malamnya ramai dengan berbagai aktivitas. Mulai dari menikmati minuman kelas atas di tempat-tempat mewah hingga menjelajahi berbagai bar dan pesta hingga larut malam. Dengan pilihan minuman bergaya dan suasana mewah hingga kehidupan malam yang penuh semangat di bar dan pesta, Madrid memenuhi beragam preferensi pengunjungnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, terlihat Madrid mengalami peningkatan tempat-tempat tinggi dengan bar atap yang menakjubkan yang memberikan pemandangan gemerlap kota. Anda dapat mengarahkan langkah Anda ke Riu Plaza Espana, Four Seasons, Palacio de los Duques, atau Picalargatos untuk menikmati keindahan Madrid di malam hari dan awali malam Anda dengan suasana yang membangkitkan semangat.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Jalan-Jalan di Jakarta Rasa Korea, Sejuk Penuh Pepohonan
Berpindah dari pusat kota Madrid, akan mengarahkan Anda ke rumah heritage triangle warisan UNESCO, yang melibatkan Alcala de Henares, San Lorenzo de El Escorial, dan Aranjuez, yang dapat dicapai dalam waktu kurang dari satu jam berkendara dari pusat kota dan Anda dapat menikmati keindahan pedesaan di Patones, mengeksplorasi pesona Chinchon, atau menjelajahi kebun anggur yang memukau di San Martín de Valdeiglesias.
San Martin de Valdeiglesias adalah area paling barat di wilayah Madrid dan merupakan tempat yang wajib dikunjungi bagi pecinta anggur, di mana terdapat 18 kilang anggur yang terdaftar di Denomination of Origin "Vinos de Madrid" (Anggur dari Madrid). Kebun anggur San Martín de Valdeiglesias menyumbang 22% dari area kebun anggur keseluruhan (1.575 hektar), di mana 25% dari produksi tahunan dibuat oleh 15% dari winegrower terdaftar.
Terdapat 6 cultural wine itineraries di Madrid dan DO (Denomination of Origin) merupakan salah satu dari 94 yang diakui di Spanyol. DO Madrid terletak di 70 kota di wilayah ini, dan memiliki 51 kilang anggur, yang menghasilkan hampir 110 merek anggur. Terdapat banyak varietas anggur yang ditanam, seperti Malvar dan Albillo untuk anggur putih, dan Garnacha Tinta untuk anggur merah.
Madrid juga menjadi tempat bagi beberapa merek mode paling mewah dan fast fashion di dunia, mulai dari Loewe, Balenciaga, dan Manolo Blahnik hingga Zara dan Mango. Keberadaan brand-brand ini tidak hanya menciptakan identitas mode yang sangat terkenal, tetapi juga merangkul sejarah mode yang menjadikan Madrid salah satu ibu kota fashion internasional yang paling berpengaruh.
Bahkan bagi mereka yang lebih memilih untuk menghindari gaya mewah, masih mungkin menemukan pilihan pakaian yang diproduksi secara lokal di toko-toko di Madrid dengan kualitas yang luar biasa dan harganya relatif terjangkau dibandingkan dengan merek internasional.
Toko-toko pakaian yang terkenal terdiri dari perusahaan kecil dan menengah seperti Tot-Hom dan Marcos Luengo yang bekerja sesuai dengan nilai-nilai 'slow fashion', dan berfokus pada pembuatan konsep desain yang tidak lekang oleh waktu (timeless designs), menggunakan tenaga kerja lokal, keterampilan menjahit yang elok, serta material dan kain berkualitas. Faktanya, Spanyol adalah salah satu dari sedikit negara Eropa yang melestarikan kerajinan kain artisanal sebagai wujud rasa hormat kepada para generasi pengrajin.
Namun, hal yang benar-benar khas Madrid adalah menikmati tapas saat berbelanja. Mercado de San Miguel memulai tren ini 10 tahun yang lalu dengan melakukan renovasi tempatnya, membuatnya menjadi salah satu lokasi paling ikonik di kota. Berbagai pasar lokal lainnya kemudian mengikuti jejaknya dengan membuka berbagai food court gourmet.
Madrid juga terkenal dengan kudapan manisnya. Seperti misalnya hidangan favorit Churros (pastry panjang dan ramping yang digoreng dalam minyak zaitun dan diberi gula), yang dibuat di seluruh Spanyol. Namun, di Madrid, Churros tidak hanya disantap sebagai sarapan, tetapi juga setelah kegiatan berkumpul pada malam hari atau sore hari yang dinikmati bersama cokelat panas kental - Churros sebagai salah satu camilan manis yang dapat dinikmati kapan saja dan dimana saja. Untuk menikmati camilan mewah ini, Anda wajib singgah di Chocolateria San Gines, yang buka 24 jam sehari.
Kota Madrid juga dikenal sebagai kota yang tidak pernah tidur, di mana kehidupan malamnya ramai dengan berbagai aktivitas. Mulai dari menikmati minuman kelas atas di tempat-tempat mewah hingga menjelajahi berbagai bar dan pesta hingga larut malam. Dengan pilihan minuman bergaya dan suasana mewah hingga kehidupan malam yang penuh semangat di bar dan pesta, Madrid memenuhi beragam preferensi pengunjungnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, terlihat Madrid mengalami peningkatan tempat-tempat tinggi dengan bar atap yang menakjubkan yang memberikan pemandangan gemerlap kota. Anda dapat mengarahkan langkah Anda ke Riu Plaza Espana, Four Seasons, Palacio de los Duques, atau Picalargatos untuk menikmati keindahan Madrid di malam hari dan awali malam Anda dengan suasana yang membangkitkan semangat.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Jalan-Jalan di Jakarta Rasa Korea, Sejuk Penuh Pepohonan
Berpindah dari pusat kota Madrid, akan mengarahkan Anda ke rumah heritage triangle warisan UNESCO, yang melibatkan Alcala de Henares, San Lorenzo de El Escorial, dan Aranjuez, yang dapat dicapai dalam waktu kurang dari satu jam berkendara dari pusat kota dan Anda dapat menikmati keindahan pedesaan di Patones, mengeksplorasi pesona Chinchon, atau menjelajahi kebun anggur yang memukau di San Martín de Valdeiglesias.
San Martin de Valdeiglesias adalah area paling barat di wilayah Madrid dan merupakan tempat yang wajib dikunjungi bagi pecinta anggur, di mana terdapat 18 kilang anggur yang terdaftar di Denomination of Origin "Vinos de Madrid" (Anggur dari Madrid). Kebun anggur San Martín de Valdeiglesias menyumbang 22% dari area kebun anggur keseluruhan (1.575 hektar), di mana 25% dari produksi tahunan dibuat oleh 15% dari winegrower terdaftar.
Terdapat 6 cultural wine itineraries di Madrid dan DO (Denomination of Origin) merupakan salah satu dari 94 yang diakui di Spanyol. DO Madrid terletak di 70 kota di wilayah ini, dan memiliki 51 kilang anggur, yang menghasilkan hampir 110 merek anggur. Terdapat banyak varietas anggur yang ditanam, seperti Malvar dan Albillo untuk anggur putih, dan Garnacha Tinta untuk anggur merah.
Madrid juga menjadi tempat bagi beberapa merek mode paling mewah dan fast fashion di dunia, mulai dari Loewe, Balenciaga, dan Manolo Blahnik hingga Zara dan Mango. Keberadaan brand-brand ini tidak hanya menciptakan identitas mode yang sangat terkenal, tetapi juga merangkul sejarah mode yang menjadikan Madrid salah satu ibu kota fashion internasional yang paling berpengaruh.
Bahkan bagi mereka yang lebih memilih untuk menghindari gaya mewah, masih mungkin menemukan pilihan pakaian yang diproduksi secara lokal di toko-toko di Madrid dengan kualitas yang luar biasa dan harganya relatif terjangkau dibandingkan dengan merek internasional.
Toko-toko pakaian yang terkenal terdiri dari perusahaan kecil dan menengah seperti Tot-Hom dan Marcos Luengo yang bekerja sesuai dengan nilai-nilai 'slow fashion', dan berfokus pada pembuatan konsep desain yang tidak lekang oleh waktu (timeless designs), menggunakan tenaga kerja lokal, keterampilan menjahit yang elok, serta material dan kain berkualitas. Faktanya, Spanyol adalah salah satu dari sedikit negara Eropa yang melestarikan kerajinan kain artisanal sebagai wujud rasa hormat kepada para generasi pengrajin.
Lihat Juga :