CERMIN: Sampai Kapan Falcon Pictures Tidak Percaya Diri dengan Cerita Orisinal?
Sabtu, 10 Februari 2024 - 12:16 WIB
loading...
A
A
A
Tentu saja ada ekspektasi tersendiri menyimak Pasutri Gaje yang kembali memajang duet sukses, Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari. Untungnya saya bukan termasuk penggemar cerita ini, jadi saya bisa (sedikit) membebaskan diri dari segala bias yang mungkin timbul dan mencoba melihat filmnya dari kacamata film itu sendiri.
Sutradara Fajar Bustomi mengajak kita bertemu dengan pasangan Adimas dan Adelia. Jika membaca ceritanya di LINE Webtoon, percayalah bisa jadi tak pernah ada di kepala pembaca untuk mengimajinasikan Adimas dan Adelia untuk diperankan Reza dan Bunga.
Namun sebagaimana rumah produksi besar lainnya, Falcon Pictures tak cukup percaya diri mengedepankan duet pemain yang dinilai leboh cocok dengan gambaran sebagian besar pembaca ceritanya. Oleh karena itu kita pun menerima Reza menjadi Adimas, Bunga sebagai Adelia, dan meski sulit, menerima keduanya sebagai pasangan yang baru saja menikah dan sedang berusaha untuk punya anak.
![CERMIN: Sampai Kapan Falcon Pictures Tidak Percaya Diri dengan Cerita Orisinal?]()
Foto: Falcon Pictures
Tapi Reza dan Bunga memang sudah klik dan akhirnya kita lupa dengan detail-detail bahwa usia mereka sudah tak cukup muda untuk menjadi pasangan muda. Kita melihat keduanya lebur menjadi pasangan dengan segala ke-gaje-annya. Terutama Reza yang kembali bisa menampilkan keterampilannya memainkan mimik wajah yang komikal yang sukses membuat penonton terbahak.
Begitupun terasa betul Pasutri Gaje mencoba setia dengan materi aslinya. Saya ingat kata-kata salah satu script doctor paling terkenal di Hollywood, Scott Frank. Di media prestisius The New Yorker yang terbit pada 23 Desember 2023 lalu, Scott bilang bahwa jika ada film adaptasi yang mencoba mati-matian setia dengan materi aslinya, maka bisa jadi akan menghasilkan film yang buruk.
Segala karakter tumplek blek dihadirkan dalam film yang durasinya 'cuma' 109 menit dan membuat ceritanya ngalor-ngidul ke mana-mana. Padahal bisa saja Pasutri Gaje menjadi film yang solid jika mencoba fokus pada kehidupan rumah tangga Adimas – Adelia, dan terutama dinamika hubungan Adimas dan ayah mertuanya (diperankan dengan menarik oleh Indro Warkop) yang asyik untuk dieksplorasi.
Cerita dengan segala ke-gaje-an seperti Pasutri Gaje ini memang menuntut keberanian untuk melakukan perombakan besar-besaran dan membuat materi skenarionya cukup kuat untuk divisualkan sebagai film.
Sutradara Fajar Bustomi mengajak kita bertemu dengan pasangan Adimas dan Adelia. Jika membaca ceritanya di LINE Webtoon, percayalah bisa jadi tak pernah ada di kepala pembaca untuk mengimajinasikan Adimas dan Adelia untuk diperankan Reza dan Bunga.
Namun sebagaimana rumah produksi besar lainnya, Falcon Pictures tak cukup percaya diri mengedepankan duet pemain yang dinilai leboh cocok dengan gambaran sebagian besar pembaca ceritanya. Oleh karena itu kita pun menerima Reza menjadi Adimas, Bunga sebagai Adelia, dan meski sulit, menerima keduanya sebagai pasangan yang baru saja menikah dan sedang berusaha untuk punya anak.

Foto: Falcon Pictures
Tapi Reza dan Bunga memang sudah klik dan akhirnya kita lupa dengan detail-detail bahwa usia mereka sudah tak cukup muda untuk menjadi pasangan muda. Kita melihat keduanya lebur menjadi pasangan dengan segala ke-gaje-annya. Terutama Reza yang kembali bisa menampilkan keterampilannya memainkan mimik wajah yang komikal yang sukses membuat penonton terbahak.
Begitupun terasa betul Pasutri Gaje mencoba setia dengan materi aslinya. Saya ingat kata-kata salah satu script doctor paling terkenal di Hollywood, Scott Frank. Di media prestisius The New Yorker yang terbit pada 23 Desember 2023 lalu, Scott bilang bahwa jika ada film adaptasi yang mencoba mati-matian setia dengan materi aslinya, maka bisa jadi akan menghasilkan film yang buruk.
Segala karakter tumplek blek dihadirkan dalam film yang durasinya 'cuma' 109 menit dan membuat ceritanya ngalor-ngidul ke mana-mana. Padahal bisa saja Pasutri Gaje menjadi film yang solid jika mencoba fokus pada kehidupan rumah tangga Adimas – Adelia, dan terutama dinamika hubungan Adimas dan ayah mertuanya (diperankan dengan menarik oleh Indro Warkop) yang asyik untuk dieksplorasi.
Cerita dengan segala ke-gaje-an seperti Pasutri Gaje ini memang menuntut keberanian untuk melakukan perombakan besar-besaran dan membuat materi skenarionya cukup kuat untuk divisualkan sebagai film.
Lihat Juga :