Wamenparekraf Dorong Peningkatan Kualitas Tata Kelola Destinasi Wisata di Sidoarjo
Senin, 12 Februari 2024 - 09:55 WIB
loading...
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo mendorong peningkatan dan penguatan kualitas tata kelola destinasi wisata serta produk ekonomi kreatif (ekraf) di Sidoarjo. Foto/dok Kemenparekraf
A
A
A
SIDOARJO - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo mendorong peningkatan dan penguatan kualitas tata kelola destinasi wisata serta produk ekonomi kreatif (ekraf) di Sidoarjo, Jawa Timur.
Angela mengatakan, tata kelola destinasi wisata dan ekonomi kreatif diperlukan dalam meningkatkan daya saing destinasi pariwisata dan produk dari daerah tersebut.
“Banyak sekali pertanyaan dari para pelaku UMKM terkait bagaimana meningkatkan kualitas usaha mereka, bagaimana bisa naik kelas, bagaimana agar usaha bisa berkelanjutkan," kata Angela saat Bimbingan Teknis Peningkatan Kualitas Tata Kelola Destinasi Pariwisata dan Produk Ekraf Kabupaten Sidoarjo di Sidoarjo pada Mingu, 11 Februari 2024.
"Saya rasa itu semua dimulai dari tata kelola yang baik. Tentunya itu juga harus tahu seperti apa situasi di lapangan, karena pasti berbeda-beda, maka kita harus berkolaborasi," sambungnya.
Baca Juga: Wamenparekraf Apresiasi Kebun Binatang Surabaya Bangkit dari Pandemi: Semua Satwanya Tarawat
Dalam hal ini Angela memberikan contoh kondisi pelaku pengrajin tas kulit di Tanggulangin yang dia tinjau sebelum hadir dalam acara tersebut.
Angela mengatakan, tata kelola destinasi wisata dan ekonomi kreatif diperlukan dalam meningkatkan daya saing destinasi pariwisata dan produk dari daerah tersebut.
“Banyak sekali pertanyaan dari para pelaku UMKM terkait bagaimana meningkatkan kualitas usaha mereka, bagaimana bisa naik kelas, bagaimana agar usaha bisa berkelanjutkan," kata Angela saat Bimbingan Teknis Peningkatan Kualitas Tata Kelola Destinasi Pariwisata dan Produk Ekraf Kabupaten Sidoarjo di Sidoarjo pada Mingu, 11 Februari 2024.
"Saya rasa itu semua dimulai dari tata kelola yang baik. Tentunya itu juga harus tahu seperti apa situasi di lapangan, karena pasti berbeda-beda, maka kita harus berkolaborasi," sambungnya.
Baca Juga: Wamenparekraf Apresiasi Kebun Binatang Surabaya Bangkit dari Pandemi: Semua Satwanya Tarawat
Dalam hal ini Angela memberikan contoh kondisi pelaku pengrajin tas kulit di Tanggulangin yang dia tinjau sebelum hadir dalam acara tersebut.
Lihat Juga :