Sejarah Tiwul, Makanan Khas Gunungkidul yang Telah Resmi Terima Sertifikat HaKI
Jum'at, 16 Februari 2024 - 06:36 WIB
loading...
Tiwul menjadi salah satu kuliner Indonesia yang telah resmi menerima sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HaKI). Foto/Freepik
A
A
A
JAKARTA - Tiwul menjadi salah satu kuliner Indonesia yang telah resmi menerima sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HaKI).
Makanan khas dari Gunungkidul, Yogyakarta, ini resmi mendapatkan pengakuan HaKI menyusul sejumlah tradisi di wilayah tersebut yang turut didaftarkan HaKI-nya.
Melansir berbagai sumber, berikut sejarah Thiwul, salah satu kuliner khas Gunungkidul.
Dulu, tiwul merupakan makanan pokok masyarakat Gunungkidul. Pasalnya, Kabupaten Gunungkidul merupakan daerah yang gersang karena sulit pengairan.
Baca Juga: Viral! Emak-Emak Keliru Pasang Bulu Mata Palsu, Ending-nya Bikin Ngakak
Tiwul diyakini sudah ada sejak zaman penjajahan, terlebih pada masa pendudukan Jepang di Indonesia. Hal tersebut diperkuat dengan kondisi ketika itu, di mana sumber makanan seperti beras banyak diambil oleh Jepang yang kemudian memaksa penduduk asli untuk mencari alternatif lain.
Makanan khas dari Gunungkidul, Yogyakarta, ini resmi mendapatkan pengakuan HaKI menyusul sejumlah tradisi di wilayah tersebut yang turut didaftarkan HaKI-nya.
Melansir berbagai sumber, berikut sejarah Thiwul, salah satu kuliner khas Gunungkidul.
Dulu, tiwul merupakan makanan pokok masyarakat Gunungkidul. Pasalnya, Kabupaten Gunungkidul merupakan daerah yang gersang karena sulit pengairan.
Baca Juga: Viral! Emak-Emak Keliru Pasang Bulu Mata Palsu, Ending-nya Bikin Ngakak
Tiwul diyakini sudah ada sejak zaman penjajahan, terlebih pada masa pendudukan Jepang di Indonesia. Hal tersebut diperkuat dengan kondisi ketika itu, di mana sumber makanan seperti beras banyak diambil oleh Jepang yang kemudian memaksa penduduk asli untuk mencari alternatif lain.
Lihat Juga :