10 Gejala Diabetes pada Kaki, Jangan Diabaikan agar Tak Makin Serius
Jum'at, 16 Februari 2024 - 07:17 WIB
loading...
Ada beberapa gejala diabetes pada kaki. Foto Ilustrasi/iStock
A
A
A
JAKARTA - Diabetes merupakan kondisi kronis yang disebabkan oleh tingginya kadar gula dalam darah. Kondisi ini harus dikontrol dan ditangani, misalnya dengan rutin memeriksa kadar gula darah, mengonsumsi makanan sehat, berolahraga, ataupun minum obat secara teratur.
Dari semua itu, kaki mungkin menjadi hal terakhir yang terpikir oleh Anda untuk diperiksa. Padahal, sekitar setengah dari penderita diabetes mengalami kerusakan saraf di kaki dan tungkai. Kerusakan saraf ini dapat menyebabkan kaki mati rasa atau kebas.
Melansir situs Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), dikatakan bahwa beberapa orang dengan kerusakan saraf mengalami mati rasa, kesemutan, atau nyeri, namun ada pula yang tidak menunjukkan gejala. Kerusakan saraf juga dapat menurunkan kemampuan Anda untuk merasakan sakit, panas, atau dingin.
Baca Juga: Bentuk dan Tanda Tahi Lalat di Tubuh, Normal atau Bahaya?
Bila tidak merasakan sakit pada kaki, Anda mungkin tak merasakan adanya luka, lecet, perih, atau masalah lain. Padahal masalah kecil tersebut ketika dialami oleh pengidap diabetes, bisa menjadi serius jika tak ditangani sejak dini.
Ada beberapa gejala diabetes pada kaki. Jika Anda mengalami gejala-gejala ini, segera temui dokter. Berikut gejala yang dimaksud, seperti dilansir dari CDC, Kamis (15/2/2024).
2. Kesemutan, rasa terbakar, atau nyeri pada kaki.
3. Hilangnya indera peraba atau kemampuan merasakan panas maupun dingin dengan baik.
4. Perubahan bentuk kaki Anda seiring waktu.
5. Hilangnya rambut di jari kaki, kaki, dan tungkai bawah.
Baca Juga: 8 Jenis Kanker Anak yang Paling Sering Ditemukan di Indonesia
6. Kulit kering dan pecah-pecah di kaki.
7. Perubahan warna dan suhu kaki.
8. Kuku kaki menebal dan berwarna kuning.
9. Infeksi jamur seperti kutu air di sela-sela jari kaki.
10. Lepuh, luka, bisul, atau kuku kaki yang tumbuh ke dalam.
Kebanyakan penderita diabetes dapat mencegah komplikasi kaki yang serius. Perawatan teratur di rumah dan rutin berkonsultasi dengan dokter adalah cara terbaik untuk mencegah masalah kaki yang semakin serius pada penderita diabetes.
Dari semua itu, kaki mungkin menjadi hal terakhir yang terpikir oleh Anda untuk diperiksa. Padahal, sekitar setengah dari penderita diabetes mengalami kerusakan saraf di kaki dan tungkai. Kerusakan saraf ini dapat menyebabkan kaki mati rasa atau kebas.
Melansir situs Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), dikatakan bahwa beberapa orang dengan kerusakan saraf mengalami mati rasa, kesemutan, atau nyeri, namun ada pula yang tidak menunjukkan gejala. Kerusakan saraf juga dapat menurunkan kemampuan Anda untuk merasakan sakit, panas, atau dingin.
Baca Juga: Bentuk dan Tanda Tahi Lalat di Tubuh, Normal atau Bahaya?
Bila tidak merasakan sakit pada kaki, Anda mungkin tak merasakan adanya luka, lecet, perih, atau masalah lain. Padahal masalah kecil tersebut ketika dialami oleh pengidap diabetes, bisa menjadi serius jika tak ditangani sejak dini.
Ada beberapa gejala diabetes pada kaki. Jika Anda mengalami gejala-gejala ini, segera temui dokter. Berikut gejala yang dimaksud, seperti dilansir dari CDC, Kamis (15/2/2024).
Gejala Diabetes pada Kaki
1. Nyeri pada kaki maupun kram pada bokong, paha, atau betis saat melakukan aktivitas fisik.2. Kesemutan, rasa terbakar, atau nyeri pada kaki.
3. Hilangnya indera peraba atau kemampuan merasakan panas maupun dingin dengan baik.
4. Perubahan bentuk kaki Anda seiring waktu.
5. Hilangnya rambut di jari kaki, kaki, dan tungkai bawah.
Baca Juga: 8 Jenis Kanker Anak yang Paling Sering Ditemukan di Indonesia
6. Kulit kering dan pecah-pecah di kaki.
7. Perubahan warna dan suhu kaki.
8. Kuku kaki menebal dan berwarna kuning.
9. Infeksi jamur seperti kutu air di sela-sela jari kaki.
10. Lepuh, luka, bisul, atau kuku kaki yang tumbuh ke dalam.
Kebanyakan penderita diabetes dapat mencegah komplikasi kaki yang serius. Perawatan teratur di rumah dan rutin berkonsultasi dengan dokter adalah cara terbaik untuk mencegah masalah kaki yang semakin serius pada penderita diabetes.
(tsa)
Lihat Juga :