Minyak Atsiri Serai Bisa Redakan Nyeri Kepala dan Hipertensi

Rabu, 21 Februari 2024 - 05:50 WIB
loading...
Minyak Atsiri Serai...
Efek minyak serai yang digunakan untuk memijat dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah mengalami peningkatan lebih dari normal. Yaitu dengan peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan diastolik lebih dari 90 mmHg.

Hipertensi tidak menular, tetapi terjadi pada banyak orang. Terutama pada lansia yang merupakan kejadian hipertensi paling tinggi. Salah satu hal yang menjadi penyebab hipertensi adalah pola makan yang berhubungan dengan kebiasaan orang tersebut setiap hari.

Menurut Dosen Fakultas Keperawatan dan Kebidanan (FKK) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) Siti Damawiyah, S.Kep, Ns, M.Kep, kebanyakan penyebab hipertensi saat ini karena gaya hidup yang tidak sehat. Misalnya perubahan pola makan serbainstan dengan komposisi di antaranya terlalu banyak protein, tinggi kalori, gula, rendah serat, dan tinggi lemak dapat menimbulkan ketidakseimbangan konsumsi gizi.

Baca Juga: Manfaat Olahraga Jalan Cepat, Bisa Menurunkan Risiko Kematian

Data WHO dalam Kartika et al., 2021 menyebutkan, sekitar 1,13 juta orang di dunia menderita hipertensi, dengan satu dari setiap tiga orang di dunia didiagnosis mengalami kondisi tersebut. Prevalensi hipertensi diperkirakan akan meningkat dua kali lipat pada 2025 dengan 1,5 juta orang menderita hipertensi dan 10,44 juta orang meninggal dunia karena hipertensi dan komplikasinya.

"Menurut laporan Riskesdas Maret 2018, prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 34,1% dengan yang tertinggi berada di Provinsi Kalimantan Selatan dan Papua," katanya, dikutip Rabu (21/2/2024).

Siti Damawiyah menambahkan, jumlah penderita hipertensi di Indonesia adalah 63.309.620. Sedangkan jumlah kematian karena hipertensi adalah 427.218 (0,7)%.

Faktor Penyebab

Faktor-faktor yang bisa menaikkan risiko hipertensi antara lain karakteristik individu (usia, jenis kelamin, riwayat penyakit hipertensi), pola makan (kebiasaan konsumsi lemak, natrium dan kalium), serta gaya hidup (kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, stres, konsumsi kopi, dan aktivitas fisik).

Faktor terpenting yang dapat mempengaruhi kesehatan lansia adalah dari perilaku pola makan. Meningkatnya tekanan darah pada pasien hipertensi dapat disebabkan karena kesalahan perilaku pada pola makannya, seperti makanan dalam bentuk siap saji, makanan yang mengandung pengawet, mengonsumsi makanan yang mengandung garam atau natrium, serta makan makanan yang berlemak.

Konsumsi makanan yang asin dapat menyebabkan penyakit tekanan darah tinggi karena natrium (Na) mempunyai sifat mengikat banyak air. Maka makin tinggi natrium dapat membuat volume darah meningkat.

Kurang mengonsumsi sumber makanan yang kandungannya kalium (K) atau kurang serat akan mengakibatkan terjadinya jumlah natrium menumpuk dan meningkatkan risiko hipertensi karena ada tekanan yang terjadi pada detak jantung.

Baca Juga: 5 Cara Orang Tua Menghadapi Anak Trauma usai Dibully, Berkaca Kasus Anak Vincent

Hal tersebut terjadi karena jantung bekerja keras memompa darah untuk memenuhi kebutuhan oksigen dan nutrisi dalam tubuh. Jika peningkatan tekanan darah tinggi ini diabaikan dapat mengganggu sistem organ lain, terutama pada organ vital seperti jantung dan ginjal.

Faktor makanan dan gaya hidup modern yang berkontribusi utama sebagai penyebab hipertensi, yaitu makanan yang menggunakan natrium tinggi, malas beraktivitas, dan mengonsumsi makanan serbainstan. Peningkatan kadar lemak di dalam tubuh menyebabkan jumlah asupan lemak menjadi berlebih, sehingga memicu peningkatan volume tekanan dalam darah dan dapat mengakibat peningkatan berat badan.

Hipertensi merupakan penyakit yang mendapat perhatian dari seluruh lapisan masyarakat karena dapat menimbulkan dampak jangka pendek maupun jangka panjang (Ismarina dkk, 2015). Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskuler yang sering diderita orang lanjut usia. Lanjut usia penderita hipertensi sebagai populasi yang rentan sebaiknya diberikan penanganan khusus yang ditujukan untuk mengendalikan hipertensi agar tetap sehat dan aktif.

Nyeri kepala merupakan gejala umum yang sering dialami hampir semua orang yang menderita hipertensi. Penanganan penderita nyeri pada kepala difokuskan pada mengontrol rasa sakit, mengurangi kerusakan pembuluh darah, serta meningkatkan atau mempertahankan fungsi dan kualitas hidup.

Penanganan untuk hipertensi meliputi terapi farmakologis dan terapi nonfarmakologis. Manajemen nyeri nonfarmakologis merupakan tindakan menurunkan respons nyeri tanpa menggunakan agen farmakologis. Manajemen nyeri nonfarmakologis merupakan tindakan independen dari seorang dalam mengatasi respons nyeri klien.

Manajemen nyeri nonfarmakologis sangat beragam salah satunya adalah pemberian terapi masase punggung (Slow Stroke Back Massage). Slow Stroke Back Massage adalah stimulus kutaneus yang dilakukan dengan beberapa pendekatan. Salah satu metode dilakukan dengan mengusap kulit klien secara berlahan dan berirama dengan tangan dengan kecepatan 20x usapan selama 10-15 menit.

Penggunaan SSBM yang benar dapat mengurangi persepsi nyeri yang membantu mengurangi ketegangan otot penyebab nyeri. Tindakan massage punggung dengan usapan perlahan pada klien terbukti dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik.

Baca Juga: Ini Perbedaan Psikiater dan Psikolog, Latar Pendidikan hingga Kewenangannya

Khasiat Minyak Serai

Minyak serai adalah bahan alami populer yang sering digunakan untuk memijat, apalagi aromanya bisa membuat rileks. Ternyata, efek minyak serai yang digunakan untuk memijat ini dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Dalam sebuah riset, para peneliti melihat perbedaan tekanan darah dan denyut nadi dari responden yang merasakan pemijatan menggunakan minyak serai.

Minyak serai mempunyai efek yang menenangkan sistem saraf. Aroma minyak serai mampu mencegah sakit kepala. Komponen eugenol dalam minyak serai memiliki kemampuan yang sama seperti aspirin. Eugenol yang dikandung minyak serai bisa mencegah trombosit menggumpal.

Tidak hanya itu, eugenol juga bisa membantu tubuh untuk melepaskan hormon kebahagiaan, serotonin. Pemberian terapi Slow Stroke Back Massage dengan minyak serai sangat berguna untuk menurunkan nyeri kepala dan juga menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Berat Badan...
Mengapa Berat Badan Ideal Bisa Menurunkan Risiko Hipertensi? Ini Kata Dokter
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
Daging Kambing Dituding...
Daging Kambing Dituding Picu Kolesterol dan Hipertensi, Ini Kata Menkes
Hipertensi Mulai Serang...
Hipertensi Mulai Serang Usia Muda, Kenali Penyebab dan Cara Mencegahnya
Kemenkes Akan Upgrade...
Kemenkes Akan Upgrade Cek Kesehatan Gratis 2026, Kanker Payudara Masuk Prioritas
RSUD Dr. Soetomo Ungkap...
RSUD Dr. Soetomo Ungkap Penyakit yang Perlu Diwaspadai Saat Natal dan Tahun Baru, Apa Saja?
Dirut BPJS Kesehatan...
Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026
Cek Kesehatan Gratis...
Cek Kesehatan Gratis di Solo, Kolesterol dan Tekanan Darah Banyak Ditemukan
Cek Kesehatan Gratis,...
Cek Kesehatan Gratis, Hipertensi dan Masalah Gigi Mulai Muncul pada Anak Sekolah
Rekomendasi
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Berita Terkini
Pernikahan Jennifer...
Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner Digarap EO Milik Thariq Halilintar
Rahasia Kelam di Balik...
Rahasia Kelam di Balik Vila Terpencil dalam Microdrama The Villa Girl's Secret V+Short
Wakili Kaum Muda, Joshua...
Wakili Kaum Muda, Joshua SEVENTEEN Akan Berpidato di Markas UNESCO Paris
Kisah Seru Benci Jadi...
Kisah Seru Benci Jadi Cinta di Microdrama The Scholarship Boy Stole My Heart V+Short
Tom Holland Akhirnya...
Tom Holland Akhirnya Buka Suara, Akui Sudah Menikah dengan Zendaya
BTS Rilis Spotify Music...
BTS Rilis Spotify Music Video Merry Go Round dari Album ARIRANG, Tayang 19 Juni
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved